Berita

Foto ambruknya Jembatan Gantung Pongpet di Dusun Margajaya, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. (Foto: Istimewa)

Pertahanan

TNI AD Klarifikasi soal Jembatan Pongpet di Pangandaran Ambruk

SENIN, 31 AGUSTUS 2026 | 17:33 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Media sosial dihebohnya dengan video  ambruknya Jembatan Gantung Pongpet di Dusun Margajaya, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat saat peresmian pada Minggu 30 Agustus 2026.

Terungkap penyebab ambruknya jembatan karena tali sling bagian kiri jembatan lepas dan tidak kuat menahan beban 50 orang yang melintas secara bersamaan.

Akibatnya, jembatan yang dibangun Kodim 0625/Pangandaran berubah posisi.


”Kondisi yang terjadi bukan merupakan keruntuhan atau ambruknya keseluruhan struktur jembatan," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono dalam keterangan resmi pada Senin 31 Agustus 2026.

Donny menegaskan, struktur utama jembatan tetap berada pada posisinya, sementara bagian yang mengalami kendala adalah tali sling pada sisi kiri yang terlepas dari sistem pengikat utama.

Secara teknis, saat insiden terjadi, jembatan dilintasi oleh 50 orang masyarakat. Jumlah itu melampaui kapasitas jembatan yang sudah ditentukan.

Bahkan, beban dan bobot jembatan juga telah diinformasikan pada papan pemberitahuan yang terpasang di sekitar jembatan. 

Kendati demikian, Donny memastikan bahwa pasca insiden, Kodim 0625/Pangandaran bersama Dinas PUPR Kabupaten Pangandaran langsung bergerak melakukan penanganan.

”Untuk memastikan keamanan dan kelayakannya sebelum kembali dapat digunakan,” kata Donny.

Jembatan Gantung Pongpet mendadak ambruk sesaat setelah diresmikan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, pada Minggu 30 Agustus 2026.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ketika prosesi peresmian sedang berlangsung. 

Bahkan, saat insiden terjadi, Bupati Citra Pitriyami bersama sejumlah pejabat daerah sedang berada di atas jembatan untuk menjajal infrastruktur baru tersebut.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya