Berita

Kasubdit Penyiapan, Pemetaan, dan Rekrutmen Petugas Haji, Ihsan Faisal, saat meninjau pelaksanaan ujian di Kantor Pusat BKN Cililitan, Jakarta. (Foto: Kemenhaj)

Politik

Kemenhaj Gandeng BKN Seleksi Petugas Haji 2027

SENIN, 31 AGUSTUS 2026 | 16:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Haji dan Umrah RI menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk menerapkan Computer Assisted Test (CAT) secara serentak dalam seleksi calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1448 H/2027 M.

Penerapan sistem tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat standar seleksi sekaligus memastikan proses rekrutmen calon petugas haji berjalan lebih berkualitas dan akuntabel.

?Langkah kolaborasi ini diambil sebagai bentuk evaluasi atas pelaksanaan seleksi tahun-tahun sebelumnya yang masih menggunakan sistem mandiri berbasis gawai (gadget) pribadi peserta.


?Kasubdit Penyiapan, Pemetaan, dan Rekrutmen Petugas Haji, Ihsan Faisal, menjelaskan bahwa penggunaan gawai pribadi pada seleksi sebelumnya kerap memicu kendala teknis akibat beragamnya jenis dan spesifikasi perangkat yang digunakan peserta.

?"Tahun lalu dan sebelumnya kita melaksanakan CAT mandiri dengan sistem kita, para peserta menggunakan gawainya masing-masing yang tentu sangat bervariatif dari sisi jenis dan kualitasnya, sehingga berpotensi menimbulkan kendala teknis. Tahun ini kita coba memperbaikinya dengan menggandeng BKN yang sudah kredibel dan sangat kompeten di bidang CAT," ujar Ihsan saat meninjau pelaksanaan ujian di Kantor Pusat BKN Cililitan, Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026.

?Selain perbaikan infrastruktur ujian, aspek transparansi juga menjadi fokus utama dalam rekrutmen kali ini. Sebelum ujian dimulai, panitia melakukan prosesi pembukaan segel ruangan ujian yang sebelumnya disegel bersama oleh tim Kementerian Haji dan Umrah RI dan Inspektorat Jenderal (Itjen).

?"Sebelum masuk ruangan, kita saksikan bersama pembukaan segel. Ini artinya kita menjamin akuntabilitas pelaksanaan CAT ini. Seluruh prosesnya diupayakan transparan, terbuka, dan akuntabel agar petugas yang dihasilkan adalah petugas yang terbaik," tegas Ihsan.

?Pelaksanaan ujian berbasis komputer ini diikuti oleh 3.220 peserta dari unsur Tenaga Kesehatan (Nakes) yang tersebar di 34 titik lokasi Kantor Regional (Kanreg) dan UPT BKN di tingkat provinsi. 

Khusus di Kantor Pusat BKN Cililitan, sebanyak 204 peserta diundang untuk mengikuti seleksi CAT, namun dikarenakan berbagai alasan, hanya 194 orang yang dapat melaksanakan ujian.

?Ujian CAT ini merupakan tahap kedua dari empat rangkaian seleksi ketat PPIH. Setelah melewati seleksi administrasi dan CAT, peserta yang dinyatakan lolos akan melanjutkan ke tahap evaluasi kesehatan (Medical Check-Up/MCU) serta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PPIH selama satu bulan penuh sebelum resmi bertugas melayani jemaah haji.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya