Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

IHSG Merah Tipis di Sesi I, 392 Saham Berhasil Menguat

SENIN, 31 AGUSTUS 2026 | 12:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi I, Senin 31 Agustus 2026, dengan pelemahan tipis. 

IHSG turun 0,01 persen atau 0,884 poin ke level 6.517,237.

Sepanjang sesi I, IHSG bergerak fluktuatif. Indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.525 dan turun hingga level terendah 6.476, setelah dibuka di kisaran 6.518.


Meski IHSG berakhir di zona merah, pergerakan mayoritas saham justru menunjukkan penguatan. Sebanyak 392 saham naik, sementara 229 saham melemah dan sisanya stagnan.

Dari sisi transaksi, saham KOTA, DSSA, dan BMRI menjadi tiga emiten dengan nilai transaksi terbesar pada sesi I.

Sejumlah sektor berhasil menguat dan menjadi penopang perdagangan. Sektor industri (IDXINDUST) mencatat kenaikan paling tinggi, yakni 1,80 persen.

Berikutnya, sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) naik 1,22 persen, disusul sektor infrastruktur (IDXINFRA) yang menguat 1,05 persen.

Sektor energi (IDXENERGY) juga berada di zona hijau dengan kenaikan 0,89 persen. Sektor konsumer siklikal (IDXCYCLIC) naik 0,91 persen, sementara sektor keuangan (IDXFINANCE) menguat 0,74 persen.

Sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) turut naik 0,29 persen.

Di sisi lain, sejumlah sektor masih berada di zona merah. Sektor barang baku (IDXBASIC) dan sektor kesehatan (IDXHEALTH) sama-sama terkoreksi 1,33 persen.

Sektor teknologi (IDXTECHNO) melemah 0,19 persen, sedangkan sektor konsumer primer (IDXNONCYC) turun 0,12 persen.

Sejalan dengan penguatan sejumlah sektor, beberapa indeks saham utama juga bergerak positif.

Indeks LQ45 naik 0,24 persen ke level 643,332. Indeks IDX30 menguat 0,31 persen ke level 360,020.

Sementara itu, indeks MNC36 naik tipis 0,05 persen ke level 279,827. Berbeda dengan indeks-indeks tersebut, Jakarta Islamic Index (JII) melemah 0,27 persen ke level 392,135.

Dengan demikian, meski IHSG ditutup melemah tipis pada sesi I, kondisi pasar secara keseluruhan belum menunjukkan tekanan yang merata. Hal ini terlihat dari jumlah saham yang menguat lebih banyak dibandingkan saham yang melemah serta mayoritas sektor berada di zona hijau.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya