Berita

Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas. (Foto: Istimewa)

Politik

Muhammadiyah Ucapkan Selamat kepada KH Miftachul Achyar dan Gus Kikin

SENIN, 31 AGUSTUS 2026 | 12:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan ucapan selamat kepada KH Miftachul Akhyar yang kembali terpilih sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031.

Ucapan tersebut disampaikan Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas menyusul berakhirnya Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, pada 27-31 Agustus 2026.

“KH Miftachul Akhyar telah terpilih kembali untuk kedua kalinya menjadi Rais Aam PBNU periode 2026-2031,” kata Anwar kepada wartawan, Senin 31 Agustus 2026. 


Anwar menilai terpilihnya kembali KH Miftachul Akhyar akan semakin menonjolkan pendekatan dakwah yang sejuk, jauh dari kekerasan dan cercaan. 

Menurutnya, hal tersebut terlihat dari berbagai pidato dan ceramah yang disampaikan KH Miftachul Akhyar, yang kerap mengingatkan pentingnya berdakwah dengan cara yang baik, sejuk, dialogis, dan persuasif.

“Kita dalam berdakwah itu sifatnya kata Miftachul Akhyar adalah mengajak bukan mengejek, merangkul bukan memukul, menyayangi bukan menyaingi, mendidik bukan membidik, membina bukan menghina, mencari solusi bukan mencari simpati, membela bukan mencela,” kata Anwar.

Selain persoalan dakwah, Anwar mengatakan, KH Miftachul Akhyar juga memiliki perhatian besar terhadap kondisi ekonomi umat dan bangsa.

Ia menyebut KH Miftachul Akhyar kerap mengingatkan pentingnya penguatan ekonomi umat dan dunia usaha. Sebab, menurutnya, lemahnya kondisi ekonomi dapat membuat umat semakin terpuruk dan sulit mencegah kemunduran.

Bahkan, dalam Khutbah Iftitah Pembukaan Muktamar ke-35 NU pada Agustus 2026, KH Miftachul Akhyar mengingatkan bahwa penguatan ekonomi juga penting agar umat dapat menjalankan amar ma'ruf nahi munkar dengan baik.

Anwar menambahkan, demi menciptakan keadilan ekonomi, KH Miftachul Akhyar mendorong pemerintah menegakkan kedaulatan ekonomi dan menjadikan ekonomi kerakyatan sebagai landasan pembangunan ekonomi nasional. 

Hal tersebut, kata Anwar, penting agar umat dan bangsa dapat terbebas dari kemiskinan dan kebodohan serta konsekuen menjalankan amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menekankan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan dan kekayaan alam dikuasai negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Menurut Anwar, pengelolaan sumber daya alam nasional yang sesuai amanat konstitusi dapat mendorong distribusi yang lebih baik bagi kemaslahatan rakyat sekaligus mencegah ketimpangan sosial ekonomi.

“Selamat Kiai Miftachul Akhyar semoga NU lebih maju dan lebih berjaya lagi ke depan. Aamiin," kata Anwar.

Tak lupa, Anwar juga menyampaikan harapan terhadap kepemimpinan Ketua Umum PBNU terpilih, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin. 

Ia menilai Gus Kikin memiliki pengalaman di bidang ekonomi dan bisnis yang dapat menjadi modal penting dalam membawa NU ke depan.

“Insya Allah apa yang dicita-citakan oleh KH Miftachul Akhyar akan bisa terwujud karena yang terpilih sebagai Ketum PBNU adalah Gus Kikin seorang tokoh yang sudah banyak berpengalaman dalam bidang ekonomi dan bisnis,” kata Anwar.

“Semoga dua tokoh ini kita harapkan akan bisa menampilkan NU yang sejuk dan berkemajuan yang akan membawa arti dan makna tidak hanya bagi NU dan umat tapi juga bagi bangsa dan negara serta kemanusiaan, semoga,” sambungnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya