Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dalam penutupan Muktamar ke-35 NU. (FotoL tangkapan layar)

Politik

Prabowo Cetak Sejarah, Buka dan Tutup Muktamar ke-35 NU

SENIN, 31 AGUSTUS 2026 | 10:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam pembukaan sekaligus penutupan Muktamar ke-35 NU sebagai sejarah baru bagi organisasi.

Gus Ipul menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Prabowo yang kembali datang ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, untuk menutup rangkaian Muktamar ke-35 NU, Senin, 31 Agustus 2026.

“Bapak Presiden yang kami hormati, hari ini 31 Agustus tahun 2026 kita mencatat sejarah baru dalam perjalanan muktamar. Untuk pertama kalinya Presiden Republik Indonesia hadir membuka juga menutup Muktamar Nahdlatul Ulama,” kata Gus Ipul dalam acara penutupan Muktamar ke-35 NU.


Ia mengingatkan, Prabowo sebelumnya hadir membuka Muktamar ke-35 NU pada 27 Agustus 2026. Empat hari kemudian, Presiden kembali hadir untuk menutup seluruh rangkaian muktamar.

Gus Ipul kemudian melaporkan seluruh rangkaian Muktamar ke-35 NU telah diselesaikan sesuai jadwal dan agenda yang telah ditetapkan. Sejumlah agenda tersebut meliputi penyampaian laporan pertanggungjawaban, enam sidang komisi, lima sidang pleno, bahsul masail, hingga seluruh tahapan pengambilan keputusan organisasi.

Muktamar ke-35 NU diikuti lebih dari 3.000 peserta dan peninjau yang berasal dari 38 PWNU, 523 PCNU, dan 33 PCINU. Masing-masing wilayah dan cabang diwakili empat unsur.

Menurut Gus Ipul, salah satu keputusan penting dalam Muktamar ke-35 NU adalah perubahan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU. Ketua Umum PBNU tidak lagi dipilih secara langsung dengan mekanisme one man one vote. Setiap wilayah dan cabang mengusulkan sekurang-kurangnya satu dan sebanyak-banyaknya lima nama calon.

Lima nama dengan perolehan suara terbanyak kemudian disampaikan kepada Rais Aam terpilih untuk dimusyawarahkan bersama anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dalam menentukan Ketua Umum PBNU.

“Mekanisme ini sekaligus meneguhkan kembali supremasi Syuriyah dalam jam’iyah Nahdlatul Ulama,” jelas Gus Ipul.

Ia menegaskan, dalam struktur organisasi NU, pemimpin tertinggi jamiyah adalah Syuriyah di bawah kepemimpinan Rais Aam.

Atas hasil tersebut, Gus Ipul menyampaikan selamat kepada KH Miftachul Akhyar yang kembali mendapatkan amanah sebagai Rais Aam PBNU. Ia juga menyampaikan selamat kepada KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin yang dipercaya menjadi Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026–2031.

“Karena itu kami ingin mengucapkan selamat kepada yang mulia Kiai Miftachul Akhyar yang kembali mendapatkan amanah sebagai Rais Aam dan juga selamat kepada Kiai Haji Abdul Hakim Mahfudz yang mendapatkan amanah sebagai Ketua Umum PBNU,” pungkas Gus Ipul.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya