Berita

Sisa reruntuhan akibat banjir Nepal (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube France24)

Dunia

Ratusan Jenazah Korban Banjir Nepal Mulai Dimakamkan Massal

SENIN, 31 AGUSTUS 2026 | 07:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Nepal mulai memakamkan ratusan jenazah korban banjir dahsyat pada Minggu, 30 Agustus 2026, waktu setempat, setelah petugas mengambil sampel DNA dan memberi tanda agar keluarga masih dapat mengambilnya kembali untuk menjalani prosesi pemakaman sesuai tradisi.

Di Nepal yang mayoritas penduduknya beragama Hindu, jenazah umumnya dikremasi menggunakan kayu bakar. Karena itu, pemakaman sementara tersebut dipandang sebagai tempat penyimpanan jangka panjang hingga keluarga korban dapat ditemukan dan mengambil jenazah kerabat mereka.

Menteri Luar Negeri Nepal Amrit Bahadur Rai mengatakan setiap jenazah yang dimakamkan telah dicatat dan didokumentasikan dengan cermat. Namun, ia juga meminta bantuan internasional karena Nepal menghadapi keterbatasan fasilitas untuk menyimpan jenazah korban.


“Nepal membutuhkan lebih dari seribu unit pendingin untuk menyimpan jenazah,” kata Rai, dikutip dari France24, Senin, 31 Agustus 2026.

Jumlah korban terus bertambah seiring proses pencarian dan identifikasi. Badan Penanggulangan Bencana dan Manajemen Risiko Nasional (NDRRMA) menyebut sedikitnya 781 orang tewas dan 2.502 lainnya masih hilang akibat bencana tersebut.

Bencana yang terjadi pekan lalu tersebut juga berdampak ke wilayah Tibet, China. Media pemerintah China sebelumnya melaporkan 16 orang tewas dan 546 orang masih hilang setelah banjir melanda wilayah tersebut pada Rabu.

Dengan demikian, jika korban di Nepal dan Tibet digabungkan, jumlah korban tewas mencapai sedikitnya 797 orang, sementara 3.048 orang masih dinyatakan hilang.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya