Berita

KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). (Foto: istimewa)

Politik

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031 Secara Mufakat

SENIN, 31 AGUSTUS 2026 | 07:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026-2031 melalui mekanisme musyawarah Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) Muktamar ke-35 NU.

Keputusan tersebut diambil setelah Rais Aam PBNU terpilih KH Miftachul Akhyar bersama delapan anggota AHWA melakukan musyawarah terhadap lima nama calon Ketua Umum PBNU yang sebelumnya telah memenuhi persyaratan.

"Setelah melakukan musyawarah dari lima nama calon yang diajukan, maka anggota AHWA secara mufakat memutuskan untuk memilih Kiai Haji Abdul Hakim Mahfudz sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmah 2026-2031," ujar pimpinan sidang di Gedung Serba Guna KH Hasbullah Said, Tambakberas, Jombang, senin, 31 Agustus 2026.


Lima nama calon Ketua Umum PBNU sebelumnya ditetapkan berdasarkan hasil penjaringan dan perolehan suara dalam tahapan Muktamar ke-35 NU. Kelima nama tersebut yakni KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, KH Abdussalam Shochib, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, dan KH Abdul Ghaffar Rozin.

Gus Kikin menjadi calon dengan perolehan suara tertinggi, yakni 472 suara. Disusul KH Zulfa Mustofa dengan 262 suara, KH Abdussalam Shochib 261 suara, KH Yahya Cholil Staquf 258 suara, dan KH Abdul Ghaffar Rozin 155 suara.

Dengan keputusan AHWA tersebut, Gus Kikin akan memimpin PBNU untuk masa khidmah 2026-2031. Penetapan ini sekaligus mengakhiri rangkaian pemilihan Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Sementara itu, KH Miftachul Akhyar sebelumnya telah terpilih sebagai Rais Aam PBNU melalui mekanisme AHWA dalam Muktamar ke-35 NU.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya