Berita

Generali Lion Heart Run 2026 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta (Foto: Istimewa)

Bisnis

Bank Raya Bidik Kebiasaan Baru: Dari Aktif Bergerak hingga Rajin Menabung

SENIN, 31 AGUSTUS 2026 | 07:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bagi bank digital, tantangan tidak berhenti pada bagaimana membuat nasabah membuka rekening. Tantangan berikutnya adalah membuat layanan tersebut menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. 

Di titik inilah aktivitas sederhana seperti berjalan dan berlari mulai dilirik sebagai pintu masuk untuk membangun kebiasaan finansial. Bahkan, aktivitas fisik kini bisa dikaitkan dengan kebiasaan mengelola keuangan.

Bank Raya (AGRO) mencoba menggarap ruang tersebut melalui Raya Active, fitur di Aplikasi Raya yang menghubungkan aktivitas fisik dengan target menabung. Konsepnya sederhana: semakin aktif nasabah bergerak, semakin dekat pula mereka dengan target tabungan yang telah ditentukan.


Strategi tersebut kembali diperkenalkan Bank Raya melalui dukungannya terhadap Generali Lion Heart Run 2026 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu 30 Agustus 2026. Ribuan pelari mengikuti kegiatan yang menjadi event charity run pertama yang diinisiasi Generali.

Direktur Digital dan Operasional Bank Raya Lukman Hakim mengatakan pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan memperluas adopsi layanan keuangan digital dengan cara yang lebih dekat dengan aktivitas masyarakat.

“Sebagai bank digital, kami terus mendorong percepatan adopsi inklusi keuangan digital di masyarakat dengan cara yang lebih menyenangkan. Generali Run 2026 ini sejalan dengan upaya kami untuk mendorong adopsi Raya Active yang mendukung gaya hidup aktif, khususnya bagi para pecinta olahraga lari. Setiap langkah dan aktivitas yang dilakukan dapat menjadi bagian dari perjalanan menuju target tabungan,” ujar Lukman, dalam keterangannya kepada media.

Raya Active bekerja dengan menghubungkan aplikasi perbankan dengan Health Connect pada Android dan Apple Health pada iOS. Sistem tersebut dapat membaca jumlah langkah, jarak tempuh, hingga kalori yang terbakar, kemudian mengaitkannya dengan target menabung nasabah.

Model ini membuat aktivitas finansial tidak berdiri sendiri. Kebiasaan olahraga yang dilakukan sehari-hari dapat sekaligus menjadi pemicu untuk membangun disiplin menabung.

Dana yang terkumpul pun dapat diarahkan untuk kebutuhan yang berkaitan dengan gaya hidup aktif, seperti membeli sepatu lari, pakaian olahraga, smartwatch, maupun perlengkapan olahraga lainnya.

Di luar sisi produk, Bank Raya juga memanfaatkan keterlibatannya dalam Generali Lion Heart Run 2026 untuk masuk ke agenda sosial. Sebagai Official Partner, perseroan mendukung program beasiswa dan pendampingan anak usia dini bagi 1.000 anak berusia 0–6 tahun dari keluarga rentan di berbagai kota di Indonesia.

Program tersebut merupakan bagian dari The Human Safety Net Global Challenge dan dijalankan bersama mitra NGO Yayasan Jarimatika (Komunitas Ibu Profesional). Seluruh dana yang terkumpul dari kegiatan Generali Lion Heart Run 2026 akan dialokasikan untuk mendukung program pendampingan anak usia dini tersebut.

Bagi Bank Raya, integrasi antara aktivitas fisik dan pengelolaan uang menjadi cara untuk membuat layanan digital lebih relevan dengan kehidupan nasabah. Semakin dekat sebuah layanan dengan kebiasaan sehari-hari, semakin besar pula peluang layanan tersebut digunakan secara konsisten.

“Melalui integrasi antara gaya hidup aktif dan pengelolaan keuangan, Bank Raya berharap Raya Active dapat menjadi solusi yang membantu masyarakat membangun kebiasaan positif secara konsisten, baik dalam menjaga aktivitas fisik maupun mencapai tujuan finansial” tegas Lukman.

Bank Raya merupakan bank digital bagian dari BRI Group yang dipercaya menjadi digital attacker BRI di industri perbankan Indonesia.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya