Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Laba Adaro Andalan Naik, Pendapatan Tembus 2,55 Miliar Dolar AS

SENIN, 31 AGUSTUS 2026 | 07:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mencatat kinerja positif pada semester I 2026. 

Pendapatan usaha perseroan mencapai 2,55 miliar Dolar AS, naik dari 2,40 miliar Dolar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan pendapatan turut mendorong kenaikan laba. Laba bruto AADI mencapai 782,70 juta Dolar AS, dibandingkan 695,52 juta Dolar AS pada semester I 2025. Laba usaha juga meningkat menjadi 666,54 juta Dolar AS dari 609,02 juta Dolar AS.


Sementara itu, laba periode berjalan tercatat 524,43 juta Dolar AS, naik dari 481,28 juta Dolar AS pada semester I 2025. Adapun laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai 473,77 juta Dolar AS, meningkat dari 428,68 juta Dolar AS.  

Dalam laporan yang diterima RMOL. disebutkan bahwa bisnis pertambangan dan perdagangan batu bara masih menjadi penopang utama pendapatan AADI. 

Segmen tersebut mencatat pendapatan eksternal 2,38 miliar Dolar AS pada semester I 2026. Pendapatan eksternal dari segmen logistik mencapai 109,19 juta Dolar AS, sedangkan segmen lainnya menyumbang 44,21 juta Dolar AS. 

Dari sisi pasar, penjualan domestik mencapai 721 juta Dolar AS. 

Untuk ekspor, India menjadi salah satu pasar terbesar dengan nilai 453,29 juta Dolar AS, disusul Malaysia 451,15 juta Dolar AS, Korea 219,42 juta Dolar AS, dan Cina 199,65 juta Dolar AS. 

Di sisi biaya, beban pokok pendapatan meningkat menjadi 1,76 miliar Dolar AS dari 1,70 miliar Dolar AS. Meski demikian, kenaikan pendapatan masih mampu menghasilkan pertumbuhan laba bruto yang lebih tinggi. 

Arus kas dari aktivitas operasi tercatat 449,87 juta Dolar AS, turun dari 542,22 juta Dolar AS pada semester I 2025. Pada periode yang sama, AADI membayar dividen 200 juta Dolar AS kepada pemegang saham.

Per 30 Juni 2026, kas dan setara kas perseroan berada di posisi 1,20 miliar Dolar AS. 


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya