Berita

Lima kandidat calon Ketua Umum PBNU. (Foto: istimewa)

Politik

Disetujui Rais Aam, Lima Calon Ketum PBNU Siap Dimusyawarahkan AHWA

SENIN, 31 AGUSTUS 2026 | 06:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026–2031 memasuki tahap akhir setelah lima nama calon dinyatakan memenuhi persyaratan dan mendapat persetujuan Rais Aam PBNU terpilih, KH Miftachul Akhyar.

Persetujuan tersebut diberikan setelah pimpinan Sidang Pleno V Muktamar ke-35 NU menghadap langsung KH Miftachul Akhyar untuk memastikan lima nama yang diusulkan telah sesuai dengan tata tertib pemilihan.

Dengan persetujuan tersebut, proses pemilihan Ketua Umum PBNU kini tidak lagi berada pada tahap penjaringan calon. Tahapan selanjutnya memasuki forum musyawarah untuk menentukan sosok yang akan memimpin PBNU pada masa khidmah 2026–2031.


Lima nama yang telah memenuhi persyaratan tersebut selanjutnya akan dibahas dalam mekanisme yang telah disepakati dalam Muktamar ke-35 NU.

“Alhamdulillah, Rais Aam terpilih, sesuai dengan tata tertib pemilihan. Setelah kami menghadap Rais Aam terpilih kelima calon yang kita usulkan itu disetujui oleh Rais Aam secara lisan maupun secara tulisan,” ujar Pimpinan Sidang Pleno V, Prof H Ganefri dalam Sidang Pleno V, di Gedung Serba Guna KH Hasbullah Said, Tambakberas, Jombang, senin, 31 Agustus 2026.

Lima bakal calon yang telah memenuhi persyaratan tersebut ditetapkan berdasarkan perolehan suara dalam proses sebelumnya. KH Abdul Hakim Mahfud atau Gus Kikin memperoleh 472 suara, disusul KH Zulfa Mustofa dengan 262 suara. Kemudian KH Abdussalam Sochib memperoleh 261 suara, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya memperoleh 258 suara, dan KH Abdul Ghaffar Rozin memperoleh 155 suara. 

Selanjutnya, penentuan Ketua Umum PBNU yang akan datang akan dimusyawarahkan oleh Rais Aam terpilih bersama delapan anggota AHWA Muktamar ke-35 NU. Musyawarah tersebut berlangsung di Ndalem Kasepuhan Kiai Abdul Wahab Chasbullah, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada Senin pagi ini.

“Selanjutnya beliau beliau itu (Rais Aam terpilih dan 8 AHWA) akan bermusyawarah untuk menentukan Ketum kita yang baru. Mari kita berdoa agar lebih cepat keluar nama Ketum yang baru, doanya silakan sesuai kebiasaan. Kita berharap 15 menit lebih cepat lebih baik,” katanya sembari mengetuk palu persidangan. 



Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya