Berita

Sentra budi daya kerapu di Bali. (Foto: Humas KKP)

Bisnis

Benih Kerapu dan Bandeng Asal Bali Laris Manis di Luar Negeri

SENIN, 31 AGUSTUS 2026 | 04:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Benih kerapu dan bandeng asal Bali mengalami peningkatan penjualan di dalam maupun luar negeri dalam dua tahun terakhir. 

Peningkatan tersebut sejak terbitnya sertifikat mutu benih berstandar internasional oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang ditujukan untuk mendukung produktivitas perikanan budidaya nasional serta meningkatkan daya saing benih ikan asal Indonesia di luar negeri. 

Pada tahun 2025 ekspor benih kedua komoditas tersebut dari Bali mencapai 3.520.610 ekor senilai Rp4,43 miliar. Sementara sampai Agustus 2026, ekspornya telah mencapai 3.298.427 ekor atau senilai Rp6,41 miliar dengan tujuan utama Thailand, Taiwan, Singapura dan Malaysia.


"Badan Mutu KKP telah melaksanakan sertifikasi mutu di hulu, salah satunya adalah Sertifikasi Cara Perbenihan Ikan Yang Baik atau CPIB Benih, diantaranya untuk ikan bandeng dan kerapu yang dihasilkan oleh farm di Bali,” tutur Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu, 30 Agustus 2026.

Sertifikasi CPIB Benih menjadi jaminan hasil budi daya perikanan pasca panen berkualitas baik (bermutu dan bergizi), serta aman dikonsumsi. Karena didalam skema sertifikasi ini terdapat parameter yang dicek, diantaranya manajemen kondisi lingkungan/air serta limbah, bebas pemakaian antibiotika untuk cegah kasus AMR (Anti Microbial Resistance), logam berat, kimia, biologi, sanitasi dan higiene, serta aspek kesehatan/penyakit ikan.

Parameter yang dicek pada sertifikasi CPIB Benih ikan, sambung Ishartini, mengacu kepada SNI, serta standar konsensus internasional yaitu Codex Alimentarius, WOAH dan standar yang dipersyaratkan negara tujuan ekspor. 

β€œHal tersebut supaya bahan pakan asal ikan Indonesia berkualitas dan berdaya saing,” tambahnya.

Kepala Balai Mutu KKP Denpasar, Dedy Arief Hendriyanto, membeberkan bahwa benih bandeng dan kerapu asal Bali makin diminati oleh pembudidaya baik di dalam maupun luar negeri.

"Ekspor terbaru benih ikan bandeng dan kerapu asal Bali pada dalam 2 bulan terakhir (Agustus-September), Badan Mutu KKP telah berhasil mengawal lebih dari 600 ribu ekor kerapu hidup ke Thailand,” ungkap Dedy.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya