Berita

Presiden Timor-Leste Jose Ramos-Horta dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. (Foto: Dok. PDIP)

Politik

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

JUMAT, 28 AGUSTUS 2026 | 22:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Timor Leste, José Ramos-Horta menyampaikan kekaguman terhadap tingginya nilai toleransi dan kerukunan umat beragama di Indonesia. Menurut peraih Nobel Perdamaian tersebut, harmoni kebhinekaan di Indonesia patut menjadi teladan bagi masyarakat internasional.

Hal itu disampaikan Ramos-Horta saat menghadiri pertemuan bersama Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri beserta deretan penerima Nobel dan ilmuwan dunia di Megawati Institute, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 28 Agustus 2026.

Ia membeberkan fakta menarik yang kerap luput dari pandangan dunia Barat, yakni besarnya populasi umat Kristiani dan Katolik di Nusantara yang hidup berdampingan secara damai di tengah negara berpenduduk mayoritas muslim terbesar di dunia.


"Indonesia adalah negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia, tetapi juga memiliki lebih banyak umat Katolik ketimbang banyak negara di Eropa," ungkap Ramos-Horta di hadapan Megawati dan para ilmuwan.

Ramos-Horta merinci, populasi umat Katolik dan Kristen Protestan di Indonesia diperkirakan mencapai 30 hingga 40 juta jiwa, dengan jumlah umat Katolik sendiri berkisar antara 10 hingga 14 juta jiwa. Angka tersebut, tegasnya, jauh melampaui populasi umat Katolik di beberapa negara Eropa.

"Berapa banyak negara di Eropa yang memiliki 10 juta atau 14 juta umat Katolik? Inilah yang sebagian besar orang di dunia tidak ketahui. Mereka hanya tahu Indonesia adalah negara Muslim terbesar," urainya.

Namun di mata Ramos-Horta, hal paling mengagumkan bukanlah sekadar angka statistik, melainkan bagaimana kemajemukan tersebut dirawat dengan penuh keharmonisan dan rasa saling menghormati.

"Mereka mayoritas Muslim, tetapi juga punya lebih banyak umat Katolik daripada beberapa negara Eropa, yang hidup dengan cara paling damai, saling bertoleransi, dan saling menerima," tegasnya.

Tak hanya menyoroti harmoni keberagaman, Ramos-Horta turut melayangkan pujian atas daya lenting (resilience) serta kehangatan karakter rakyat Indonesia ketika diterpa berbagai ujian bencana alam.

Dengan populasi lebih dari 300 juta jiwa yang tersebar di 17.000 pulau, Indonesia memang kerap diuji oleh bencana geologis seperti gempa bumi dan banjir besar. Namun, bangsa Indonesia selalu berhasil bangkit dengan cepat.

"Alam tidak begitu bersahabat dengan Indonesia karena terus-menerus mengalami gempa bumi dan banjir besar. Namun demikian, setiap kali terjadi, rakyat Indonesia selalu bangkit kembali. Dan setiap kali bangkit, mereka menjadi lebih baik," puji Ramos-Horta.

Di akhir pandangannya, ia menegaskan bahwa di tengah terjangan bencana dan dinamika geografis yang keras, masyarakat Indonesia tetap memancarkan kehangatan yang tulus.

"Terlepas dari semua tantangan tersebut, rakyat Indonesia selalu tetap menjadi orang-orang yang paling ramah dan paling hangat di dunia," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya