Berita

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni melakukan pengecekan penanganan Karhutla di Kerumutan, Kab Pelalawan Prov Riau, Jumat, 28 Agustus 2026. (Foto: Kemenhut)

Politik

Karhutla Bukan Cuma Soal Pemadaman tapi Dampak Sosial Harus Diatasi

JUMAT, 28 AGUSTUS 2026 | 16:48 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni kembali turun ke wilayah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kali ini, Dia melakukan pengecekan penanganan Karhutla di Kerumutan, Kab Pelalawan Prov Riau, Jumat, 28 Agustus 2026. 

Raja Antoni turun ke lapangan bersama Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Plt Gubernur Riau S.F. Hariyanto, Pangdam XIX/TT Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo. 

Menhut menegaskan penanganan Karhutla di Riau dilakukan secara menyeluruh. Selain pemadaman, pemerintah juga menangani dampak sosial dan kesehatan yang dirasakan masyarakat.


“Jadi memang penanganan Karhutla ini harus komprehensif. Di front line tentu adalah proses pemadaman yang dilakukan oleh TNI-Polri, Manggala Agni, Kementerian Kehutanan, BPBD, BNPB. Tapi dampak sosial akibat Karhutla itu juga diatasi,” katanya usai melakukan pengecekan.

Penanganan dampak sosial dilakukan melalui sejumlah layanan bagi masyarakat terdampak diantaranya klinik kesehatan untuk mengecek kondisi masyarakat, trauma healing bagi anak-anak, serta klinik khusus untuk pemberian oksigen.

“Ada klinik kesehatan, ngecek kesehatan masyarakat, ada juga tadi ada trauma healing bagi adik-adik yang mungkin proses trauma dengan kejadian ini. Tadi juga ada klinik khusus untuk pemberian oksigen,” ujarnya.

Kolaborasi lintas instansi menjadi kunci penanganan Karhutla di Riau. Dia mengapresiasi kerja bersama pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, BNPB, dan Manggala Agni Kementerian Kehutanan.

“Jadi sekali lagi, Riau saya kira menjadi contoh yang baik ya, bahwa tidak hanya pemadamannya, tetapi juga dampak sosial kesehatan juga ditangani. Hanya dengan kolaborasi ini saya kira persoalan Karhutla ini bisa diatasi,” tutupnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya