Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

AVIA Rombak Susunan Anggota Komite GCG untuk Masa Bakti Tiga Tahun ke Depan

JUMAT, 28 AGUSTUS 2026 | 07:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Avia Avian Tbk (AVIA) memperbarui susunan Komite Good Corporate Governance (GCG) setelah masa jabatan anggota sebelumnya berakhir pada 16 Agustus 2026.

Perusahaan yang bergerak di bidang industri dan perdagangan cat, tinta cetak, pernis, lak, perekat atau lem, serta mortar atau beton siap itu menetapkan Lukas Rusli sebagai Ketua Komite GCG. Posisi anggota diisi Eko Hajar Prakoeswo dan Beelinda Yapri.  

Susunan baru tersebut berlaku mulai 17 Agustus 2026 hingga 16 Agustus 2029, kecuali terdapat keputusan pemberhentian lebih awal dari Dewan Komisaris.


Perubahan ini diumumkan AVIA melalui keterbukaan informasi kepada publik. 

Dalam dokumen tersebut, perseroan menyatakan perubahan susunan Komite GCG tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan. 

Keterbukaan informasi bernomor 091/AA/CORSEC/VIII/2026 itu disampaikan Direktur AVIA Kurnia Hadi Sinanto pada 28 Agustus 2026. Surat tersebut mencatat 27 Agustus 2026 sebagai tanggal kejadian perubahan susunan Komite GCG.  

Menutup pengumuman tersebut, Kurnia menyampaikan, “Demikian untuk diketahui.” 

Dengan komposisi baru ini, Komite GCG AVIA untuk periode 2026-2029 kini dipimpin Lukas Rusli, didampingi Eko Hajar Prakoeswo dan Beelinda Yapri sebagai anggota.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya