Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: RMOL)

Politik

BOI Desak Prabowo Bersihkan Mafia Alutsista

JUMAT, 28 AGUSTUS 2026 | 05:13 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Barisan Oposisi Indonesia (BOI) mendesak Presiden Prabowo Subianto membersihkan mafia alat utama sistem senjata alias alutsista. 

BOI menyebut keberadaan mafia alutsista membuat desain sistem pertahanan nasional menjadi bobrok dan tidak efektif bagi agenda memperkuat pertahanan nasional.

“Mafia alutsista ini kan pikirannya cari untung, bukan untuk memperkuat sistem pertahanan nasional," kata Aktivis BOI Andi Yusuf Gufrang dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis 27 Agustus 2026.


Menurut Gufrang, mafia alutsista tidak akan peduli kalau kapal perang dan pesawat tempur yang dibeli rongsokan dan sudah tidak berguna lagi. 

"Masak yang begini kita biarkan,” kata Gufrang.

Keberadaan mafia alutsista ini disinyalir ada karena institusi pemerintah tidak bersikap profesional dalam menunjuk rekanan penyedia atau vendor pengadaan alutsista. 

Sehingga, ungkapnya, seringkali alutsista yang diimpor tidak pernah sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan oleh publik.

“Yang diimpor akhirnya alutsista bekas atau kapal perang yang tidak bisa digunakan. Atau yang biasa terjadi, spesifikasi pesawat temput atau kapal perangnya tidak sesuai dengan spesifikasi dalam kontrak,” kata Gufrang.

Gufrang pun menanggapi kabar soal dugaan monopoli pengadaan alutsista oleh  PT RKI yang mencapai angka 2,45 miliar dolar AS. Menurutnya, sangat tidak logis dan tidak bijak memberikan prioritas pengadaan proyek pada satu perusahaan yang tercatat memiliki rekam jejak yang kurang baik.

Gufrang meminta Presiden Prabowo bersikap konsisten dalam melawan korupsi dan mencegah perilaku korupsi di institusi pemerintahan manapun. Termasuk dalam melawan keberadaan mafia alutsista.

“Saya kira Presiden Prabowo pasti akan menunjukkan komitmen dalam melawan mafia alutsista. Presiden Prabowo tentu tidak akan membiarkan sistem persenjataan dan pertahanan negara bobrok dan rusak karena keberadaan mafia alutsista,” tutup Gufrang.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya