Berita

Mobil Isuzu Panther Touring warna putih dengan nomor polisi BG 1348 DF dihantam kereta api hingga terseret sekitar 20 meter. (Foto: Istimewa)

Presisi

Minibus Dihantam Kereta Api di Prabumulih, Empat Orang Tewas

JUMAT, 28 AGUSTUS 2026 | 03:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kecelakaan maut terjadi di perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, pada Kamis sore, 27 Agustus 2026. Sebuah mobil Isuzu Panther Touring warna putih dengan nomor polisi BG 1348 DF dihantam kereta api hingga terseret sekitar 20 meter.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di kawasan Jalan Pakjo, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur.

Akibat kecelakaan tersebut, empat dari lima penumpang mobil meninggal dunia. Sementara satu korban lainnya berusia 15 tahun mengalami kondisi kritis dan harus mendapat perawatan medis.


Empat korban meninggal dunia yakni Rizkia Putri (7), warga Desa Perambatan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kemudian Septi Siti Pajirah (35), Sofian (65), dan Matiin (56), yang merupakan warga Kampung 3, Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.

Sementara korban yang masih kritis diketahui berinisial AA (15), warga Kabupaten PALI.

Informasi yang dihimpun, rombongan tersebut sebelumnya baru selesai beraktivitas di Rumah Sakit AR Bunda Prabumulih. Mereka kemudian hendak kembali ke Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.

Namun, dalam perjalanan, rombongan disebut berencana singgah terlebih dahulu ke rumah kerabat di Kelurahan Sukajadi, Kota Prabumulih.

Perjalanan berubah menjadi tragedi ketika mobil yang mereka tumpangi melintas di perlintasan rel kereta api yang tidak dilengkapi palang pintu.

Saat kendaraan berada di atas perlintasan, kereta api yang melaju dari arah Muara Enim menuju Palembang datang. Benturan keras pun tak terhindarkan.

Kereta api menghantam mobil hingga terseret sekitar 20 meter dari titik tabrakan. Kondisi mobil mengalami kerusakan parah, sementara para penumpang di dalamnya mengalami luka serius.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan dan berupaya memberikan pertolongan. Lokasi kejadian kemudian dipadati warga dan pengguna jalan yang ingin mengetahui insiden tersebut.

Belum diketahui secara pasti penyebab mobil berada di perlintasan saat kereta melintas. Polisi masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak untuk memastikan kronologi kecelakaan.

Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Jon Kenedi membenarkan kecelakaan yang melibatkan minibus dengan kereta api tersebut.

Ia mengatakan, setelah menerima laporan, Tim Inafis Polres Prabumulih bersama personel piket fungsi dan anggota Polsek Prabumulih Timur langsung menuju lokasi.

Petugas melakukan evakuasi korban sekaligus mengamankan lokasi dan mengumpulkan sejumlah informasi terkait kecelakaan.

“Untuk sementara, empat orang penumpang dinyatakan meninggal dunia dan satu orang kritis,” ujar Jon Kenedi, dikutip dari RMOLSumsel.

Menurutnya, polisi masih melakukan pendataan dan pemeriksaan untuk memastikan identitas serta kronologi lengkap kecelakaan.

“Untuk identitas korban masih kita lakukan pendataan. Tim kita di lapangan masih melakukan pengumpulan data dan keterangan,” pungkasnya.  

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya