Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Pastikan Sekolah NU Dapat Empat Layar Interaktif

KAMIS, 27 AGUSTUS 2026 | 21:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memastikan seluruh sekolah di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) akan mendapatkan layar interaktif panel. 

Kebijakan tersebut disampaikan Prabowo saat membuka Muktamar ke-35 NU di Lapangan Untung Surapati, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Kamis, 27 Agustus 2026.

Prabowo menyampaikan permohonan maaf lantaran baru mengetahui masih banyak sekolah dan pesantren NU yang belum memperoleh layar interaktif panel. 


"Saya mau minta maaf kepada Nahdlatul Ulama. Minta maaf, karena saya baru tahu bahwa layar interaktif panel banyak sekolah-sekolah, pesantren-pesantren Nahdlatul Ulama yang belum menerima. Ini adalah kemlingsutnya administrasi," tutur Prabowo.

Menurut Prabowo, permasalahan tersebut terjadi karena perbedaan kewenangan pengelolaan sekolah. 

Sekolah negeri berada di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sedangkan sekolah-sekolah NU berada di bawah Kementerian Agama.

"Tidak ada masalah. Walaupun terlambat, semua ruang kelas sekolah-sekolah NU akan menerima layar interaktif, sama dengan semua sekolah negeri," tegasnya.

Prabowo menjelaskan sekolah negeri sebelumnya telah menerima satu layar interaktif untuk setiap ruang kelas. 

Tahun ini, sekolah negeri akan memperoleh tambahan tiga layar, sementara sekolah NU akan langsung mendapatkan empat layar interaktif.

"Tahun yang lalu, semua sekolah negeri terima satu layar, satu ruang kelas. Tahun ini, sekolah-sekolah negeri semuanya akan menerima tambahan tiga. Tapi NU segera akan menerima langsung empat," kata Prabowo.

"Jadi, utang saya kepada NU sudah agak terpenuhi," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya