Berita

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng (Dok. Istimewa)

Politik

Komisi XII DPR Minta Terobosan Atasi Penurunan Lifting Migas

KAMIS, 27 AGUSTUS 2026 | 10:08 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah diminta segera mencari terobosan untuk mengatasi tren penurunan lifting minyak dan gas bumi (migas) di tengah kebutuhan energi nasional yang terus meningkat.

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng menilai pemerintah melalui SKK Migas, BPH Migas, dan PT Pertamina (Persero) perlu lebih serius menjaga produksi migas agar sesuai asumsi kebutuhan nasional, bahkan jika memungkinkan meningkat.

“Kita harus menjaga lifting migas ini supaya bisa tetap sesuai dengan asumsi, dan kalau bisa ditingkatkan karena kebutuhannya itu meningkat terus. Tapi lifting-nya ini kan cenderung turun,” ujar Mekeng di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Kamis, 27 Agustus 2026. 


Menurut politisi Partai Golkar itu, persoalan tersebut tidak bisa hanya dilihat dari kebutuhan jangka pendek, termasuk menghadapi target APBN 2027. Pemerintah perlu menyiapkan strategi jangka panjang untuk menjaga ketahanan energi nasional.

“Kalau kita tidak ada terobosan yang baru, energi terbarukan, ini berbahaya buat anak cucu ke depan. Jadi kita bukan hanya bicara soal jangka pendek APBN 2027, tapi kita harus lebih jangka panjang,” tegasnya.

Salah satu terobosan yang dapat dipertimbangkan, kata Mekeng, yakni mengembangkan teknologi pengolahan sumber daya alam menjadi bahan bakar, termasuk mengonversi batu bara menjadi bahan bakar minyak (BBM) dan mempercepat pengembangan etanol.

“Misalnya batu bara dikonversi menjadi BBM. Kan sudah ada teknologinya. Nggak perlu masih apa, atau yang tadi yang etanol segala macam, itu harus dipercepat,” katanya.

Mekeng mengingatkan, tren penurunan lifting migas berbanding terbalik dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan kebutuhan energi. Ia mencontohkan, sekitar 15 tahun lalu lifting minyak Indonesia masih berada di kisaran 870 ribu barel per hari, sedangkan kini berada di kisaran 600 ribuan barel per hari.

“Waktu saya Ketua Banggar 2010, itu lifting 870. Sekarang sudah tinggal 600-an. 200 ribu hilang,” ujarnya.

Jika tren tersebut berlanjut tanpa terobosan, Mekeng memperkirakan produksi minyak nasional dapat kembali turun signifikan dalam 15 tahun mendatang. Sementara itu, jumlah penduduk Indonesia diproyeksikan mencapai sekitar 300 juta jiwa.

“Kalau kita lihat lagi, 15 tahun lagi tinggal 400. Penduduk kita sudah 300 juta. Ini kan bahaya kalau nggak dibuat dari sekarang,” katanya.

Karena itu, Mekeng meminta pemerintah tidak menunda langkah strategis untuk menjaga ketahanan energi melalui peningkatan produksi migas sekaligus pengembangan sumber energi alternatif.

“Ini harus ada terobosan yang benar-benar harus dijalankan dari sekarang, nggak boleh ditunda,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya