Berita

Penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur. (Foto: Istimewa)

Politik

Pemerintah Kebut Pemulihan Infrastruktur Pascabencana NTT

SABTU, 22 AGUSTUS 2026 | 19:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum terus mempercepat penanganan infrastruktur terdampak bencana dari Sumatera hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, langkah itu terlihat dalam penanganan gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, NTT.

Saat turun ke Nagekeo, Dody meminta pemerintah daerah segera menyampaikan titik-titik kerusakan tanpa harus menunggu seluruh proses pendataan rampung.


“Arahan Pak Presiden sudah jelas bahwa kita tidak boleh berduka berlama-lama, secepatnya kita harus bangkit. Jadi saya mohon diberikan data lengkapnya, titik-titiknya,” kata Dody dalam keterangan tertulis, Sabtu 22 Agustus 2026.

Hingga 16 Agustus 2026, sembilan ruas jalan nasional yang terdampak gempa telah kembali fungsional. Delapan ruas berada di jalur Trans Flores dari Labuan Bajo menuju Ende dan Maumere, sementara satu lainnya ruas Ruteng-Reo-Kedindi.

Sebanyak 40 titik longsoran dan empat titik patahan badan jalan ditangani. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTT mengerahkan tujuh ekskavator dan empat loader ke berbagai lokasi terdampak. 

Meski akses utama dapat dibuka, Dody tetap menghadapi pekerjaan di sejumlah titik. Salah satunya ruas Krica-Lidi sepanjang 4,1 kilometer di Desa Pulue yang memiliki sedikitnya 10 titik longsor.

Dua ekskavator dan satu kendaraan pikap dikerahkan. Hingga 19 Agustus, tim gabungan berhasil menembus salah satu titik longsor dan pembersihan masih terus dilakukan. 

Penanganan Dody tidak berhenti pada konektivitas jalan. Pemulihan layanan dasar, terutama air bersih, ikut menjadi prioritas.

Di Kabupaten Ende, jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Inpres 2024 IKK Nangaba rusak akibat gempa. Perbaikan dimulai pada 16 Agustus dan rampung pada malam berikutnya. Air kemudian kembali mengalir hingga sambungan rumah warga. 

Di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, sekitar 7.000 warga di delapan desa membutuhkan dukungan air bersih. Empat tandon berkapasitas masing-masing 1.200 liter dikirim ke lokasi.

Penanganan tidak hanya dilakukan untuk kebutuhan darurat. Pemerintah juga menyiapkan survei geolistrik guna mencari sumber air tanah baru sehingga pasokan air dapat diperkuat dalam jangka lebih panjang. 

Dody juga mendorong pemeriksaan fasilitas publik. Personel yang diterjunkan untuk memeriksa bangunan terdampak ditambah dari tiga menjadi 14 orang. Rumah Sakit Komodo, kantor pemerintahan, rumah ibadah, dan fasilitas umum menjadi bagian dari bangunan yang diperiksa. 

Kerusakan jaringan irigasi ikut menjadi perhatian. Di Daerah Irigasi Mbay Kiri Lanjutan, saluran tersier rusak sepanjang 250 meter dan patah pada tiga titik. Sekitar 175 hektare lahan terdampak. 

"Akses dibuka lebih dahulu agar mobilitas kembali berjalan, sementara pemulihan air, fasilitas publik, dan infrastruktur pendukung dikerjakan secara paralel," demikian Dody.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya