Berita

Pemadaman karhutla di Kalimantan Tengah. (dok. BPBD Kalteng)

Nusantara

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

SABTU, 22 AGUSTUS 2026 | 13:40 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin parah berdampak langsung terhadap aktivitas pendidikan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah.

Pemerintah Kabupaten Kotim menghentikan sementara pembelajaran tatap muka dan mengalihkannya ke belajar dari rumah (BDR) untuk melindungi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.

"Kebijakan ini dalam rangka melindungi kesehatan peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan akibat meningkatnya potensi bencana kabut asap sebagai dampak karhutla serta menjamin keberlangsungan layanan pendidikan yang aman dan nyaman," tegas Bupati Kotim Halikinnor, dikutip redaksi di Jakarta, Sabtu, 22 Agustus 2026. 


Kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Kotawaringin Timur Nomor: 400.3.1/1182/DISDIK-1/2026 tentang Belajar dari Rumah selama masa tanggap darurat bencana kebakaran hutan dan lahan.

Surat edaran tertanggal 20 Agustus 2026 itu memuat enam poin yang menjadi pedoman bagi seluruh satuan pendidikan di Kotim dalam menyikapi kondisi bencana asap dan kekeringan.

Sebelumnya, sebanyak 108 sekolah di wilayah Serian, Serawak, Malaysia, juga ditutup sementara akibat terdampak kabut asap karhutla di Kalimantan. Indeks Pencemaran Udara (API) di kawasan tersebut tercatat melebihi ambang batas polusi.

Komite Manajemen Bencana Negara Bagian Sarawak (JPBN) menyatakan pembelajaran dan pengajaran berbasis rumah (PdPR) dilanjutkan setelah sekolah ditutup agar aktivitas belajar siswa tetap berjalan.

"Berdasarkan Rencana Aksi Kabut Nasional, yang berada di bawah yurisdiksi direktur Departemen Pendidikan Negara Bagian Sarawak, sekolah, taman kanak-kanak, dan tempat penitipan anak akan segera ditutup begitu API mencapai 200," kata JPBN Sarawak.

Sementara itu, hingga kini belum ada jumlah pasti sekolah di Kalimantan yang diliburkan atau dialihkan ke pembelajaran dari rumah akibat karhutla. RMOL masih menunggu konfirmasi dari BPBD maupun dinas pendidikan terkait.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya