Berita

Auzar, penerima manfaat dari Prudential Syariah (Foto: Istimewa)

Bisnis

Manfaat Asuransi Jadi Penopang Yayasan Kelola Ratusan Murid

SABTU, 22 AGUSTUS 2026 | 08:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Manfaat asuransi jiwa syariah sebesar Rp562 juta membantu Auzar, 84 tahun, melanjutkan operasional yayasan pendidikan di Bandung yang menaungi sekitar 700 murid setelah keponakannya meninggal akibat kecelakaan pada 2026.

Auzar selama ini mengelola yayasan tersebut bersama keponakannya. Sang keponakan menangani operasional dan keuangan yayasan, sedangkan Auzar mendampingi kegiatan pendidikan.

Kepergian keponakannya membuat Auzar harus mengambil alih tanggung jawab pengelolaan yayasan. Di tengah kondisi tersebut, ia baru mengetahui bahwa keponakannya telah menyiapkan perlindungan asuransi jiwa dan menunjuk dirinya sebagai penerima manfaat.


Perlindungan tersebut diperoleh sang keponakan pada Oktober 2025 sebagai nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) melalui proses referral kepada Prudential Syariah.

“Saya baru tahu kalau ternyata keponakan saya sudah memikirkan semua ini sejak lama. Dia khawatir kalau suatu saat dirinya meninggal, saya akan kebingungan, apalagi selama ini dia yang mengatur keuangan yayasan,” ujar Auzar, saat mengisahkan perjalanannya kepada media, dikutip di Jakarta Sabtu 22 Agustus 2026.

Setelah melengkapi dokumen yang dipersyaratkan, Auzar menerima manfaat dan santunan sebesar Rp562 juta. Dana tersebut kemudian membantu memenuhi kebutuhan operasional yayasan dan menjaga kegiatan belajar sekitar 700 murid tetap berjalan.

“Yang saya syukuri, manfaat ini tidak hanya membantu saya secara pribadi, tetapi juga anak-anak di yayasan. Kegiatan belajar tetap berjalan,” katanya.

Auzar mengatakan proses pengajuan manfaat berlangsung setelah seluruh dokumen yang dibutuhkan dilengkapi. Ia juga mendapat pendampingan selama proses pengajuan hingga manfaat diterima.

“Alhamdulillah, Prudential Syariah sangat membantu saya melewati masa-masa sulit setelah saya ditinggal keponakan. Saya hanya tinggal menyiapkan dokumen yang dibutuhkan. Saya didampingi dari awal sampai akhir, prosesnya juga mudah dan sangat transparan,” ujar Auzar.

Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Gautama mengatakan perlindungan yang disiapkan pemegang polis dapat membantu penerima manfaat menghadapi risiko finansial ketika terjadi musibah.

“Tugas kami adalah memastikan janji seperti itu benar-benar sampai,” kata Vivin.

Dalam kasus Auzar, manfaat asuransi tidak hanya membantu keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga menopang keberlangsungan yayasan yang menaungi ratusan murid.

Auzar berharap masyarakat dapat mempertimbangkan persiapan perlindungan finansial sejak dini, terutama bagi mereka yang memiliki tanggung jawab terhadap keluarga maupun lembaga yang dikelola.

“Saya berharap kisah saya bisa menjadi pengingat bahwa musibah dapat datang kapan saja. Perlindungan yang dipersiapkan sejak dini bukan hanya memberikan ketenangan bagi diri sendiri, tetapi juga menjadi bentuk kasih sayang kepada keluarga dan orang-orang yang kita tinggalkan,” tutup Auzar.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya