Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)
Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)
Di pasar uang New York, Dolar AS tercatat merosot ke level terendah dalam tiga bulan terakhir terhadap Euro pada penutupan perdagangan Jumat 21 Agustus 2026 waktu setempat. Penurunan ini dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap rencana perluasan pembelian kembali obligasi pemerintah jangka panjang oleh Departemen Keuangan AS, sebuah langkah yang dinilai justru membebani mata uang.
Langkah Menteri Keuangan Scott Bessent untuk menekan lonjakan imbal hasil obligasi dinilai para analis hanya memindahkan beban kekhawatiran fiskal ke Dolar AS. Strategi tersebut dianggap belum efektif karena imbal hasil terus merangkak naik di tengah sentimen prospek fiskal yang memburuk, besarnya penerbitan obligasi, risiko geopolitik terkait Iran, serta ketidakpastian kebijakan Federal Reserve.
Populer
Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42
Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30
Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18
Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01
Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21
Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19
Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10
UPDATE
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05