Berita

Ilustrasi (artificial intelligence)

Bisnis

Tiga Indeks Utama Wall Street Terkapar di Zona Merah

JUMAT, 21 AGUSTUS 2026 | 08:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Amerika Serikat (AS) kembali tertekan setelah investor mulai mewaspadai kondisi ekonomi negara tersebut.

Kenaikan imbal hasil obligasi dan kekhawatiran inflasi membuat sentimen pasar memburuk, sementara kinerja Walmart yang mengecewakan ikut menambah tekanan pada saham.

Pada penutupan perdagangan Kamis, 20 Agustus 2026, waktu setempat, tiga indeks utama Wall Street kompak ditutup di zona merah. Dow Jones Industrial Average turun 1,32 persen atau 703,84 poin menjadi 52.759,21. S&P 500 melemah 0,87 persen atau 66,82 poin ke 7.641,16, sedangkan Nasdaq Composite turun 1 persen atau 263,92 poin menjadi 26.067,17.


Tekanan terbesar datang dari saham Walmart yang anjlok 9,2 persen. Penurunan terjadi setelah perusahaan melaporkan penjualan kuartalan yang tidak memenuhi ekspektasi pasar. Kenaikan harga bensin disebut membuat konsumen lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang.

Pergerakan Walmart ikut menekan sektor barang konsumsi pokok. Sektor ini turun 1,93 persen dan menjadi yang berkinerja terburuk di antara sektor utama S&P 500. Sektor kesehatan juga melemah 1,93 persen, sementara sektor barang konsumsi non-esensial turun 1,8 persen.

Sejumlah saham ritel lain turut terkena dampaknya. Saham Costco, Dollar Tree, dan Albertsons masing-masing turun sekitar 1 persen hingga 2,6 persen.

Di sisi lain, sektor energi justru menguat 0,4 persen seiring harga minyak yang naik untuk hari kelima berturut-turut akibat terhentinya pembicaraan damai AS-Iran dan gangguan pasokan di Timur Tengah.

Kenaikan imbal hasil obligasi AS juga menjadi perhatian investor. Imbal hasil obligasi 10 tahun dan 30 tahun kembali meningkat sehari setelah pemerintah AS mengumumkan rencana pembelian kembali obligasi dalam jumlah lebih besar untuk meredam kenaikan imbal hasil.

Saham perusahaan terkait kripto justru bergerak berlawanan arah. Strategy dan Coinbase masing-masing melonjak lebih dari 7 persen setelah Presiden AS Donald Trump mendorong Kongres untuk meloloskan undang-undang terkait aset kripto.

Beberapa saham lain bergerak tajam. Moderna anjlok 23,5 persen setelah sehari sebelumnya melonjak hampir 177 persen. Deere naik 6,9 persen setelah menaikkan proyeksi laba bersih tahunan, sedangkan Advance Auto Parts merosot 24,5 persen setelah memberikan proyeksi penjualan tahunan yang lebih lemah.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya