Berita

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat meninjau korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: Dok. Kemhan)

Politik

Momen Menhan Sjafrie Tembus Pengungsian NTT hingga Tengah Malam

RABU, 19 AGUSTUS 2026 | 22:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Langkah nyata ditunjukkan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin dengan menyambangi warga terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menhan Sjafrie datang langsung melintasi tenda pengungsian hingga tengah malam demi berdialog, menyerap keluhan, serta mendengarkan kisah haru para korban di lapangan.

Aksi blusukan hingga larut malam ini menjadi bukti konkret sinergitas dan rasa solidaritas mendalam pemerintah terhadap warga. Kehadiran Menhan di tengah situasi darurat menegaskan pesan kuat bahwa negara hadir dan masyarakat terdampak tidak sendirian dalam menghadapi masa-masa sulit pascabencana.


Dalam peninjauan tersebut, Menhan Sjafrie menegaskan komitmennya untuk melihat secara langsung kondisi riil warga dan tingkat kerusakan infrastruktur di daerah terdampak.

Pemetaan lapangan secara presisi ini dinilai krusial sebagai pijakan pemerintah dalam menyalurkan bantuan yang tepat sasaran serta merumuskan langkah penanganan bencana yang cepat dan efektif.

Tidak hanya membawa misi kementerian, Menhan Sjafrie hadir mewakili Presiden Prabowo Subianto untuk menemui warga secara bertatap muka. Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan belasungkawa dan pesan duka mendalam dari Presiden Prabowo atas musibah berat yang menimpa masyarakat NTT.

"Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat, kebutuhan mendesak di lapangan, serta memastikan dukungan TNI dan bantuan pemerintah dapat menjangkau wilayah terdampak secara cepat dan tepat sasaran," tulis keterangan resmi Kemenhan dikutip Rabu, 19 Agustus 2026.

Kedatangan Menhan Sjafrie ini melengkapi misi kemanusiaan pemerintah yang digulirkan sejak awal pekan. Usai mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026, Sjafrie langsung lepas landas menuju NTT menggunakan pesawat A400M milik TNI AU.

Dalam penerbangan tersebut, Kemhan mendistribusikan sedikitnya 20 ton bantuan logistik darurat. Pasokan bantuan mencakup 25 set tenda pengungsi, 484 unit velbed, 101 matras, 1.480 selimut, 35 kelambu lapangan, 15 unit perangkat internet satelit Starlink, hingga dua unit mesin pemurni air bersih (Reverse Osmosis).

Selain itu, Kemhan juga menyalurkan 700 paket makanan siap saji, 500 dus susu cair, 10 set solar cell, 18 koli obat-obatan, serta kebutuhan krusial balita dan wanita seperti bubur bayi, popok, dan pembalut.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya