Berita

Henry Rialdi dilantik sebagai Deputi Komisioner Pengaturan dan Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Foto: Dok. OJK)

Politik

Sumbat Kebocoran Transfer Pricing, OJK Lantik Deputi Komisioner BMKS

RABU, 19 AGUSTUS 2026 | 22:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi memperkuat barisan kepemimpinan guna menjalankan mandat undang-undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi melantik Henry Rialdi sebagai Deputi Komisioner Pengaturan dan Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

Langkah strategis ini menjadi tumpuan besar pemerintah dalam membenahi tata kelola perdagangan serta menghentikan kebocoran penerimaan negara dari sektor komoditas vital.


"Harapan negara sangat besar akan suksesnya bursa mineral dan komoditas strategis ini. Bapak Presiden menaruh harapan besar bahwa bursa ini yang akan menjawab banyak hal, terutama menyangkut praktik transfer pricing dan under-invoicing yang sangat merugikan bangsa," tegas Friderica usai melantik Henry Rialdi.

Friderica menyoroti ironi posisi Indonesia yang selama ini dikenal sebagai produsen utama berbagai mineral dan komoditas strategis dunia, namun belum mengantongi manfaat ekonomi yang optimal. Penyebab utamanya, mekanisme pembentukan harga penentu (price discovery) justru masih bergantung pada pasar luar negeri.

Kehadiran BMKS yang diawasi langsung oleh OJK diresmikan untuk mendorong keterbukaan harga di dalam negeri, memperkuat akuntabilitas, serta memastikan Indonesia meraup nilai tambah dari kekayaan alamnya. Mandat khusus ini bahkan secara eksplisit disinggung Presiden dalam pidato kenegaraan pada 14 Agustus 2026.

"Kita perlu mempersiapkan sejak awal, mulai dari penyiapan Peraturan OJK (POJK), skema pengaturan, hingga pengawasan ketat agar kehadiran BMKS memberikan hasil optimal sesuai mandat UU P2SK," jelas Kiki, sapaan akrab Friderica.

Pengangkatan Henry Rialdi menjadi batu pijakan awal OJK dalam merancang ekosistem BMKS yang kredibel, teratur, transparan, dan berintegritas.

Lewat penguatan kelembagaan ini, OJK berkomitmen membangun iklim perdagangan komoditas yang sehat guna mengikis celah kecurangan sistemis sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya alam bagi kesejahteraan masyarakat luas.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya