Berita

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Ir. Nelly Florida Riama (tengah) (Foto: Akun instagram @bmkg)

Nusantara

BMKG Pastikan Peringatan Tsunami Pasca Gempa di NTT Berakhir

SABTU, 15 AGUSTUS 2026 | 08:30 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengakhiri peringatan dini tsunami setelah gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026.

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Ir. Nelly Florida Riama, mengatakan peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir pada pukul 07.30 WIB setelah hasil observasi menunjukkan tidak ada lagi kenaikan muka air laut signifikan yang membahayakan.

"Dengan memperhatikan kondisi terkini terkait hasil observasi tinggi muka laut di wilayah terdampak, tidak ada lagi kenaikan muka air laut signifikan yang membahayakan, maka peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir pada pukul 07.30 WIB," kata Nelly dalam konferensi pers BMKG dikutip dari siaran langsung IG @BMKG.


Meski peringatan tsunami telah berakhir, BMKG tetap memantau aktivitas gempa susulan dan melakukan observasi terhadap tinggi muka laut di wilayah terdampak.

Berdasarkan analisis pemutakhiran BMKG, pusat gempa berada di laut pada koordinat 8,41° LS dan 121,39° BT, sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo, NTT, dengan kedalaman 15 kilometer.

Hasil pemodelan BMKG sebelumnya menunjukkan adanya potensi gelombang tsunami sehingga peringatan dini diterbitkan untuk sejumlah wilayah, yakni NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

BMKG mencatat peringatan dini tsunami pertama dikeluarkan 2 menit 16 detik setelah gempa terjadi. Peringatan kedua kemudian disampaikan pada pukul 05.09 WIB.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk menjauhi bangunan yang retak atau mengalami kerusakan akibat guncangan. Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi dan mengikuti perkembangan situasi melalui kanal resmi BMKG, seperti aplikasi infoBMKG, situs InaTEWS BMKG, serta akun media sosial terverifikasi @infoBMKG.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya