Berita

Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Heryawan. (Foto: Dok PKS)

Politik

RAPBN 2027 Harus Jadi Instrumen Kesejahteraan Rakyat

JUMAT, 14 AGUSTUS 2026 | 19:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pidato nota keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto di hadapan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI diapresiasi Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Ahmad Heryawan.

Dia menilai, Nota Keuangan dan RAPBN 2027 menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus memperkuat fondasi pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Kami mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto yang telah menyampaikan arah kebijakan fiskal dan pembangunan nasional secara komprehensif. RAPBN 2027 harus menjadi instrumen yang efektif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat daya saing bangsa, serta memastikan pemerataan hasil-hasil pembangunan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ungkap Kang Aher di Kompleks DPR RI, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Agustus 2026.


Mantan Gubernur Provinsi Jawa Barat dua periode ini menilai bahwa tantangan global yang masih diwarnai ketidakpastian geopolitik, fluktuasi harga komoditas, serta dinamika ekonomi dunia memerlukan kebijakan fiskal yang adaptif, hati-hati, namun tetap progresif dalam mendukung agenda pembangunan nasional. 

Oleh karena itu, keberlanjutan berbagai program prioritas pemerintah perlu diiringi dengan tata kelola anggaran yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil (outcome-based budgeting), sehingga setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“APBN bukan sekadar dokumen fiskal tahunan, tetapi merupakan instrumen negara untuk menghadirkan keadilan sosial, memperkuat pelayanan publik, membuka lapangan pekerjaan, serta mengurangi kemiskinan dan kesenjangan antarwilayah,” tegas Aher yang duduk di Komisi II DPR RI.

Politikus PKS tesebut menekankan pentingnya agar aspirasi masyarakat yang dihimpun dari berbagai daerah menjadi bagian integral dalam proses pembahasan RAPBN 2027. 

Di mana kebutuhan riil masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, infrastruktur dasar, penguatan UMKM, serta pengembangan sumber daya manusia harus memperoleh perhatian yang memadai dalam alokasi anggaran negara. Selain itu, kita mendorong agar pemerintah terus menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan kesehatan fiskal negara. 

Pengelolaan utang, optimalisasi penerimaan negara, serta peningkatan efektivitas belanja pemerintah perlu dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan APBN tetap sehat dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

“Kita akan terus menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat dari berbagai daerah. Pembahasan RAPBN harus mampu menjawab kebutuhan nyata rakyat, terutama kelompok rentan, masyarakat pedesaan, nelayan, petani, pelaku UMKM, serta generasi muda yang membutuhkan akses pendidikan dan kesempatan kerja yang lebih luas," jelasnya. 

"Oleh karena itu, kita akan mengawal secara konstruktif pembahasan RAPBN 2027 agar anggaran negara benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat, memperkuat ketahanan nasional, dan mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera,” demikian tutup Kang Aher.




Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya