Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres)

Bisnis

Prabowo Minta Sebagian Keuntungan Danantara Disetor jadi Cadangan APBN

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 21:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Prabowo Subianto berencana mengalokasikan sebagian keuntungan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara sebagai cadangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Rencana tersebut diungkapkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditanya mengenai target kontribusi Danantara terhadap pertumbuhan ekonomi maupun investasi dalam APBN 2027.

Purbaya mengatakan, pemerintah belum menetapkan target khusus kontribusi Danantara dalam APBN 2027. Namun, Presiden Prabowo telah memiliki rencana untuk memanfaatkan sebagian keuntungan Danantara sebagai cadangan bagi APBN.


“Oh enggak ada. Sekarang gini, Danantara kan menghasilkan juga keuntungan. Presiden merencanakan sebagian keuntungan sebagai cadangan untuk APBN,” ujar Purbaya kepada wartawan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa 11 Agustus 2026.

Meski demikian, Purbaya belum dapat memastikan kapan keuntungan Danantara tersebut mulai bisa dialokasikan sebagai cadangan kas negara. Menurutnya, skema tersebut masih dalam pembahasan bersama pihak Danantara.

“Nanti masih dibicarakan dengan Danantara,” jelasnya.

Purbaya juga belum menjelaskan mekanisme pencatatan keuntungan Danantara tersebut dalam APBN, termasuk apakah akan masuk melalui penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari kekayaan negara yang dipisahkan.

“Nanti kita lihat, itu baru ide. Jadi kontribusi Danantara ke saya yang saya tahu seperti itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo sempat menyebut pendapatan atau revenue Danantara telah meningkat sekitar 400 persen setelah satu tahun beroperasi.

“Dalam satu tahun beroperasi, Danantara kita, saya dapat laporan bahwa revenue penghasilan dari Danantara sudah naik 400 persen, kurang lebih,” kaya Prabowo pada Jumat 7 Agustus 2026.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya