Berita

Jaksa Agung ST Burhanuddin melantik Saiful Bahri Siregar sebagai Dirdik Jampidsus. (Foto: Dok. Kejagung)

Hukum

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 20:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Jaksa Agung ST Burhanuddin batal menunjuk Rinaldi Umar sebagai Direktur Penyidikan Jaksa Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus).

Hari ini, Jaksa Agung justru melantik Saiful Bahri Siregar yang sebelumnya menjabat sebagai Kajati Bengkulu sebagai Dirdik Jampidsus.

"Saiful Bahri Siregar sebagai Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum)  Kejagung RI, Anang Supriatna.


Penunjukan Saiful sebagai Dirdik Jampidsus berbeda dengan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 831/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia yang telah ditetapkan pada 22 Juli 2026.

Dimana, dalam surat tersebut, Dirdik Jampidsus sejatinya diemban oleh Rinaldi Umar yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Banten.

"Belum melaksanakan sertijab (jadi) dapat direvisi, SK dapat berubah tergantung kebutuhan organisasi," jelas Anang.

Kejagung menilai sosok Saiful Bahri kaya akan pengalaman di bidang Pidsus dan disebut-sebut lebih matang dibandingkan dengan Rinaldi Umar. Terlebih, Saeful Bahri juga pernah menjabat sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

"(Alasannya) butuh nih yang percepatan. Kebetulan yang matang Pak Saiful, kan mantan Aspidsus. Pengalaman Kajati untuk percepatan," jelas Anang.

Selain Saiful Bahri, Jaksa Agung juga menugaskan Syarief Sulaeman Nahdi untuk mengisi posisi Direktur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya