Berita

Ilustrasi (generate AI)

Dunia

AS Gelontorkan Bantuan Darurat 15,5 Juta Dolar AS untuk Kolombia Pascagempa M7,4

Oleh: Alexandra Nur Cahya
SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 15:31 WIB

Amerika Serikat menjadi salah satu negara pertama yang mengucurkan bantuan darurat setelah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin (10/8/2026) pukul 07.34 waktu setempat.

Hingga kini, gempa tersebut telah menewaskan sedikitnya 132 orang dan melukai 570 lainnya, menurut Asosiasi Kota-Kota Ibu Kota Kolombia (Asocapitales).

“... Trump administration is committing $15.5 million in funding for emergency shelter, food, protection, and earthquake assessments,” tulis Departemen Luar Negeri AS melalui platform X pada Selasa 11 Agustus 2026. 


Artinya, pemerintahan Trump berkomitmen menggelontorkan dana 15,5 juta Dolar AS untuk penyediaan tempat penampungan darurat, makanan, perlindungan, serta penilaian kerusakan akibat gempa.

Bantuan senilai sekitar Rp276,5 miliar itu juga disertai pernyataan solidaritas terhadap masyarakat Kolombia.

“Kami mendoakan rakyat Kolombia dan siap mendukung Presiden Abelardo de la Espriella serta pemerintahannya dalam mengidentifikasi kebutuhan di lapangan,” tulis Departemen Luar Negeri AS.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio turut menegaskan kesiapan Washington membantu melalui unggahan terpisah di X.

“Pemerintahan Trump memantau dengan saksama gempa besar yang melanda Kolombia,” tulis Rubio, sembari menyatakan kesiapan AS mendukung rakyat dan pemerintahan De la Espriella.

Respons cepat AS ini menjadi sorotan karena momentumnya. Gempa tersebut menjadi tantangan besar pertama bagi De la Espriella, yang baru dilantik sebagai Presiden Kolombia pada akhir pekan sebelum bencana terjadi dan dikenal sebagai sekutu dekat Presiden AS Donald Trump.

De la Espriella pun menegaskan dirinya memimpin langsung penanganan darurat pemerintah.

Selain AS, sejumlah negara Amerika Latin turut menawarkan bantuan, di antaranya El Salvador dan Meksiko. Presiden El Salvador Nayib Bukele serta Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyatakan kesiapan membantu Kolombia menangani dampak gempa.


*Mahasiswa program magang



Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya