Berita

Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PAN sekaligus Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) PAN, Sigit Purnomo Said atau Pasha Ungu (Foto: Dokumen pribadi)

Politik

Kapoksi PAN Komisi VIII Desak Polri Tindak Tegas Promo Miras Pakai Ayat Al Quran

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 14:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PAN sekaligus Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) PAN, Sigit Purnomo Said atau Pasha Ungu, mendesak Polri segera menindak dugaan promosi minuman beralkohol yang menggunakan ayat Al Quran dalam sebuah acara musik.

Pasha menilai aparat penegak hukum (APH) harus segera bertindak agar persoalan tersebut tidak memicu kemarahan masyarakat dan mendorong publik mengambil kesimpulan sendiri.

“Prinsipnya, APH harus mengambil tindakan. Jangan sampai masyarakat atau umat Islam mengambil kesimpulan sendiri. Amarah rakyat akan lebih banyak,” ujar Pasha kepada RMOL, Selasa 11 Agustus 2026


Ia mengingatkan aparat tidak menganggap remeh persoalan tersebut dengan merujuk pada polemik promosi minuman beralkohol Holywings yang sebelumnya sempat memicu kemarahan publik.

“Kan begitu. Apa kita lupa kejadian Holywings? Ini mengingatkan kita kembali ke soal itu,” katanya.

Menurut Pasha, pihak yang terlibat dalam pelaksanaan promosi tersebut harus dimintai pertanggungjawaban, termasuk penyelenggara acara dan pembawa acara yang diduga menjalankan permainan atau tantangan tersebut.

“Siapa yang paling bertanggung jawab? Penyelenggara acara, termasuk yang memainkan game itu. Siapa itu? MC-nya, host-nya siapa itu? Kok bisa kepikiran bikin bercandaan seperti itu?” tegasnya.

Pasha menilai penggunaan ayat suci Al Quran dalam promosi minuman beralkohol merupakan tindakan yang tidak pantas dan tidak beradab.

“Jadi harus diambil tindakan tegas sebelum masyarakat kita mengambil kesimpulan sendiri. Nanti umat Islam marah, segala macam. Dan ini sangat tidak Pancasilais, tidak beradab,” ujarnya.

Ia menegaskan Komisi VIII DPR RI mengecam tindakan tersebut. Sebagai Kapoksi PAN di Komisi VIII, Pasha juga menyatakan sikap serupa.

“Kalau kaitan dengan Komisi VIII, Komisi VIII mengecam. Saya selaku Kapoksi PAN mengecam,” tegasnya.

Pasha juga mendorong Polri segera memanggil dan memeriksa pihak-pihak yang bertanggung jawab.

“Harus. Kita dorong Polri segera mengambil tindakan. Harus segera dipanggil, diperiksa. Bahkan kalau perlu, ditahan,” tegasnya.

Menurut dia, langkah cepat diperlukan agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar sekaligus mencegah potensi ancaman terhadap keselamatan pihak yang terlibat.

“Karena kalau tidak, ini mengancam dirinya, mengancam keselamatan si orang ini sendiri, pelakunya ini,” tandasnya.

Sebelumnya, beredar video di media sosial yang memperlihatkan dugaan promosi minuman beralkohol merek Newport dalam acara musik The Sound Project (TSP) 2026.

Dalam video tersebut, seorang pengunjung terlihat mengikuti tantangan dengan membacakan surat Ad-Dhuha untuk mendapatkan minuman beralkohol secara gratis. Setelah menyelesaikan bacaan tersebut, pengunjung mendapatkan minuman dan mendapat sorakan dari penonton.

Video tersebut kemudian menuai kecaman karena dinilai mengaitkan ayat suci Al Quran dengan promosi minuman beralkohol. Pihak Newport pun didesak memberikan klarifikasi dan meminta maaf atas dugaan aksi promosi tersebut.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya