Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: Gedung Putih)

Global

Trump Teken Keppres Pengurangan Jenis Vaksin Bagi Anak AS

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 13:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Donald Trump menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) yang menyerukan pengurangan jenis vaksinasi bagi anak-anak di Amerika Serikat. 

Kebijakan tersebut memangkas rekomendasi imunisasi anak menjadi 11 vaksin inti, dengan tujuan menyelaraskan jadwal vaksinasi AS dengan negara-negara lain yang menerapkan lebih sedikit suntikan.

"Mulai sekarang, pemerintahan saya mengakui rekomendasi vaksinasi anak standar emas hanya untuk 11 vaksinasi inti terhadap penyakit paling serius dan berbahaya, bersama dengan MMR, yang mudah-mudahan akan dipisah-pisah," kata Trump saat upacara penandatanganan di Gedung Putih, dikutip Selasa, 11 Agustus 2026.


Perintah tersebut turut merekomendasikan agar vaksin campak, gondongan, dan rubella (MMR) dipisahkan menjadi tiga suntikan dan diberikan dalam kunjungan medis yang berbeda. 

Kebijakan ini sekaligus menegaskan kembali perubahan jadwal imunisasi yang sebelumnya didorong Menteri Kesehatan Robert F. Kennedy Jr., yang telah lama mengusulkan pengurangan daftar vaksin anak.

Namun, pakar kesehatan masyarakat memperingatkan perubahan tersebut dapat membuat lebih banyak anak rentan terhadap penyakit yang sebenarnya dapat dicegah. 

Mereka menilai jadwal vaksinasi AS telah disusun berdasarkan puluhan tahun bukti ilmiah dan mempertimbangkan kebutuhan kesehatan masyarakat Amerika.

Senator Republik Bill Cassidy, seorang dokter yang juga menjabat Ketua Komite Kesehatan Senat, mengecam kebijakan tersebut. 

"Saya seorang dokter. Perintah eksekutif ini salah. Presiden tidak memiliki keahlian untuk melakukan perubahan ini," kata Cassidy. 

Dia menambahkan bahwa pemisahan vaksin justru akan membuat anak harus menerima lebih banyak suntikan untuk mendapatkan perlindungan yang sama.

Produsen vaksin Merck juga mengkritik kebijakan tersebut. Merck menyatakan tidak ada bukti ilmiah yang dipublikasikan yang menunjukkan manfaat memisahkan vaksin kombinasi MMR menjadi tiga suntikan. 

Penggunaan komponen vaksin secara terpisah justru dapat meningkatkan jumlah suntikan dan berpotensi menyebabkan imunisasi tertunda atau terlewat.

Dr. Elizabeth Mack, dokter perawatan kritis anak di Charleston, South Carolina, mengatakan pemisahan vaksin akan meningkatkan jumlah suntikan yang diterima anak. 

"Kami tidak memiliki sistem yang mendukung hal ini," kata Mack, seraya mempertanyakan apakah orang tua nantinya harus melakukan lebih banyak kunjungan medis dan apakah kunjungan tersebut akan mendapat penggantian biaya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya