Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

ADRO Stabil di Rp2.530, Transaksi Intraday Capai Rp21,12 Miliar

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 11:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) bergerak dalam rentang terbatas pada perdagangan Selasa, 11 Agustus 2026. 

Secara intraday hingga pukul 11.27.01 WIB, saham emiten pertambangan dan energi tersebut berada di level Rp2.530 per saham, sama dengan harga penutupan perdagangan sehari sebelumnya. 

Pada perdagangan Senin, 10 Agustus 2026, ADRO dibuka di level Rp2.530. Saham tersebut sempat naik ke level tertinggi Rp2.550 dan turun ke level terendah Rp2.520, sebelum kembali ditutup di Rp2.530.


Pantauan RMOL berdasarkan data bursa, sepanjang perdagangan Senin, volume transaksi ADRO mencapai 18,27 juta saham dengan nilai transaksi sekitar Rp46,26 miliar. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 7.771 kali.

Memasuki perdagangan Selasa, ADRO dibuka di level Rp2.530. Hingga pukul 11.27.01 WIB, secara intraday saham ini bergerak di rentang Rp2.510-Rp2.550. Harga terakhir tercatat Rp2.530 per saham.

Pada posisi tersebut, volume perdagangan ADRO mencapai 8,34 juta saham dengan nilai transaksi sekitar Rp21,13 miliar. Frekuensi transaksi tercatat 3.653 kali, sementara volume transaksi ternegosiasi mencapai 12.200 saham.

Dengan demikian, hingga perdagangan intraday Selasa menjelang siang, harga ADRO belum berubah dibandingkan penutupan Senin di Rp2.530. Namun, saham tersebut sempat bergerak naik hingga Rp2.550 dan tertekan ke Rp2.510.

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan dan energi. Perseroan memiliki bisnis yang mencakup batu bara metalurgi, pengolahan mineral, jasa pertambangan, serta pengembangan energi terbarukan. Sebelumnya, perusahaan ini dikenal dengan nama PT Adaro Energy Indonesia Tbk.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya