Berita

Rudy Tanoesoedibjo (Foto: Istimewa)

Politik

Rudy Tanoe Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Korupsi Penyaluran Bansos

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 11:24 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo alias Rudy Tanoe akhirnya mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa, 11 Agustus 2026. 

Kakak kandung bos MNC Group Harry Tanoesoedibjo itu memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa terkait kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras.

Rudy Tanoe tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, sekitar pukul 09.56 WIB. Ia datang didampingi kuasa hukumnya, namun enggan memberikan komentar kepada awak media.


Dalam perkara ini, Rudy Tanoe diperiksa sebagai saksi terkait dugaan korupsi penyaluran bansos beras bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kementerian Sosial (Kemensos).

Sebelumnya, Rudy Tanoe tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK pada Kamis, 6 Agustus 2026. Saat itu, ia disebut tidak hadir karena menjalani pemeriksaan kesehatan.

Rudy Tanoe juga merupakan salah satu tersangka dalam perkara tersebut. Kasus ini diduga menyebabkan kerugian keuangan negara mencapai kurang lebih Rp200 miliar.

Dalam proses hukumnya, pada 15 Desember 2025, hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak permohonan praperadilan kedua yang diajukan Rudy Tanoe.

Kemudian, pada 12 Februari 2026, KPK memperpanjang masa pencegahan Rudy Tanoe untuk bepergian ke luar negeri bersama dua tersangka lainnya hingga 12 Agustus 2026.

Dua tersangka lainnya adalah Kanisius Jerry Tengker, Direktur Utama PT DRL periode 2018-2022, dan Edi Suharto, mantan Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial yang sebelumnya menjabat Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya