Berita

Ilustrasi gempa bumi. (Foto: Ist)

Dunia

Kondisi Terkini WNI di Kolombia Usai Gempa M7,4

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 09:28 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Kolombia berada dalam kondisi aman pascagempa bumi dahsyat bermagnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah tersebut pada Senin, 10 Agustus 2026.

Berdasarkan pemantauan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bogotá, komunikasi intensif telah dijalin dengan para WNI di sejumlah daerah terdampak.

KBRI Bogotá juga telah menyiapkan langkah-langkah darurat guna mengantisipasi potensi gempa susulan.


Gempa bumi dengan kedalaman 107 kilometer ini berpusat di San José del Palmar, departemen Chocó, dan dirasakan kuat di berbagai kota besar seperti Bogotá, Cali, Medellín, Pereira, Manizales, hingga Ibagué.

Guncangan keras ini menimbulkan dampak yang cukup parah bagi negara setempat.

Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella mengonfirmasi bahwa korban jiwa telah mencapai 111 orang, disertai 87 orang mengalami luka-luka, 61 bangunan runtuh, serta 1.575 rumah mengalami kerusakan.

Sebagai respons cepat atas bencana besar ini, Pemerintah Kolombia secara resmi menetapkan status bencana nasional guna memaksimalkan pengerahan sumber daya bantuan.

Presiden Abelardo de la Espriella bahkan memimpin langsung penanganan darurat dari Pos Komando di Bogotá.

Di sisi lain, KBRI Bogotá terus mengimbau seluruh WNI di Kolombia agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mematuhi arahan otoritas lokal, serta menjaga komunikasi aktif. Bagi WNI yang menghadapi situasi darurat, layanan hotline telah disiagakan melalui nomor +57 301 9061706.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya