Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara, Pandu Sjahrir. (Foto: RMOL/Alifia)
Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) memastikan proses penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah berjalan.
Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara, Pandu Sjahrir, mengatakan proses IPO tersebut saat ini berada di Danantara Asset Management (DAM).
"Itu prosesnya ada di dalam DAM, insyaallah kita bisa fokus 6-12 bulan ke depan. Itu ada proses juga nanti dalam Bursa," ungkap Pandu kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, dikutip Selasa 11 Agustus 2026.
Menurut Pandu, Danantara akan fokus mendorong proses IPO perusahaan pelat merah, untuk meningkatkan likuiditas pasar modal Indonesia.
“Ya niatnya juga untuk menambah likuiditas juga ke pasar modal Indonesia,” tambahnya.
Namun, ia belum mengungkap BUMN mana yang akan melakukan IPO dalam waktu terdekat. Ia meminta publik menunggu informasi lebih lanjut dari DAM maupun Kepala BP BUMN sekaligus COO BPI Danantara, Dony Oskaria.
"Itu nanti tunggu aja dari DAM, nanti dari sisi Pak Dony bisa komunikasi langsung," pungkasnya.
Sebelumnya, Dony telah mengungkapkan sejumlah BUMN yang dinilai memiliki kapasitas dan potensi untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Beberapa di antaranya yakni PT Pegadaian (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports, hingga PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo.
"Masih ada Pegadaian, ada Pupuk Indonesia, dan banyak. Ada Pelindo, ada Angkasa Pura, dan banyak sekali perusahaan-perusahaan yang memang itu secara market cap bagus untuk kita IPO-kan," ungkap Dony pada Rabu 5 Agustus 2026 lalu.
Dony mengatakan IPO menjadi salah satu langkah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperdalam pasar modal nasional. Semakin banyak perusahaan yang tercatat di BEI dinilai akan memperluas pilihan investasi dan meningkatkan likuiditas pasar.
Rencana tersebut juga merupakan bagian dari roadmap transformasi pasar modal yang disusun BPI Danantara bersama Badan Pengaturan (BP) BUMN.
Roadmap tersebut mencakup pengembangan visi dan misi, konsolidasi dan restrukturisasi, pengembangan sumber daya manusia dan budaya perusahaan, inovasi teknologi dan kecerdasan buatan (AI), penciptaan nilai melalui IPO, serta target pertumbuhan laba.