Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Saham Teknologi Melemah, Wall Street Nyaris Tak Bergerak

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 08:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wall Street bergerak nyaris datar pada perdagangan Senin, 10 Agustus 2026, setelah investor kembali mencermati ketidakpastian hubungan Amerika Serikat (AS) dan Iran serta potensi dampaknya terhadap harga minyak.

Indeks S&P 500 turun 0,06 persen menjadi 7.753,11. Nasdaq Composite melemah 0,11 persen ke 26.605,36, sedangkan Dow Jones Industrial Average turun 0,32 persen atau 60,95 poin menjadi 53.975,98.

Tekanan terutama datang dari saham teknologi dan perusahaan chip. Intel menjadi salah satu saham yang mencatat penurunan terbesar, anjlok sekitar 4 persen setelah mengumumkan rencana menerbitkan saham baru senilai 15 miliar Dolar AS.


Dana hasil penerbitan saham tersebut akan digunakan untuk kebutuhan korporasi, termasuk belanja modal dan modal kerja.

Tekanan juga merambat ke saham chip lainnya. Nvidia turun 2,9 persen dan Apple melemah 1,5 persen. Saham yang terkait dengan infrastruktur kecerdasan buatan turut tertekan, dengan Corning merosot lebih dari 3 persen, Coherent anjlok 12 persen, dan Lumentum turun lebih dari 6 persen.

Di tengah pelemahan saham teknologi, sejumlah saham justru menguat karena sentimen aksi korporasi.

MarineMax melonjak 46 persen setelah menyepakati akuisisi oleh Safe Harbor Marinas senilai sekitar 1,5 miliar Dolar AS. Sementara itu, Varex Imaging melesat 48 persen setelah Teledyne Technologies sepakat mengakuisisinya dengan harga 18,90 Dolar AS per saham.

Saham Berkshire Hathaway juga menguat 2,3 persen setelah perusahaan melaporkan laba operasional kuartal II naik 16 persen. Investor turut merespons positif peningkatan pembelian kembali saham serta langkah Berkshire kembali menjadi pembeli bersih saham setelah 15 kuartal.

Meski bergerak terbatas, Wall Street masih bertahan di dekat rekor tertinggi. Ketiga indeks utama AS sebelumnya mencatat pekan terbaik sejak April, dengan S&P 500 mengakhiri perdagangan pekan lalu di level penutupan tertinggi sepanjang masa.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya