Berita

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah. (Foto: Istimewa)

Politik

Ini Tiga Keuntungan Pembangunan Trans-Sumatra dan Trans-Kalimantan

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 06:42 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ambisi Presiden Prabowo Subianto membangun jaringan kereta api lintas Sumatra dan Kalimantan mulai memasuki tahap penjajakan bisnis. 

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah melihat setidaknya ada tiga dampak strategis dari pembangunan koridor Trans-Sumatra dan Trans-Kalimantan.

Pertama, konsolidasi ekonomi nasional. Selama ini pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia masih sangat terkonsentrasi di Jawa. Pembangunan jaringan transportasi di Sumatra dan Kalimantan dapat menjadi instrumen untuk menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru.


“Kalau barang dari sentra produksi bisa bergerak cepat menuju pelabuhan, kawasan industri dan pasar, maka nilai tambah tidak harus selalu terkonsentrasi di Jawa,” kata Amir, dikutip Selasa 11 Agustus 2026.

Menurutnya, kawasan seperti Sumatra dan Kalimantan memiliki basis komoditas yang sangat besar. Sumatra memiliki perkebunan, pertanian, energi dan berbagai komoditas strategis. Kalimantan memiliki sumber daya mineral, energi, perkebunan dan kawasan industri yang terus berkembang.

Dengan konektivitas yang lebih baik, rantai pasok dapat dibangun lebih efisien.

Kedua, penguatan ketahanan ekonomi dan logistik nasional. Amir mengatakan ketahanan logistik semakin penting dalam situasi geopolitik dunia yang tidak menentu.

Gangguan rantai pasok global, perang dagang, konflik geopolitik, perubahan harga energi dan gangguan jalur perdagangan internasional dapat berdampak langsung terhadap Indonesia.

Karena itu, menurutnya, Indonesia membutuhkan jaringan distribusi domestik yang kuat.

“Dalam perspektif intelijen, ketahanan nasional bukan hanya soal pertahanan militer. Ketahanan pangan, energi, transportasi dan logistik juga merupakan bagian dari national resilience,” kata Amir.

Ia menilai jaringan transportasi lintas wilayah dapat menjadi salah satu instrumen untuk mengurangi ketergantungan terhadap pola distribusi tertentu.

Ketiga, penguatan posisi Indonesia di kawasan. Amir melihat konektivitas di Sumatra dan Kalimantan memiliki dimensi geopolitik yang lebih luas.

Sumatra berhadapan langsung dengan jalur perdagangan strategis di kawasan Asia Tenggara. Sementara Kalimantan berada di kawasan yang berdekatan dengan Malaysia dan Brunei serta memiliki posisi penting dalam perkembangan ekonomi Borneo.

“Indonesia jangan hanya menjadi pasar dari konektivitas regional. Indonesia harus menjadi salah satu pusat konektivitas kawasan,” kata Amir.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya