Berita

Rekonstruksi tewasnya enam laskar FPI di KM 50 Tol Jakarta Cikampek, Karawang, Jawa Barat. (Foto: Istimewa)

Hukum

Keluarga Korban KM 50 Masih Menuntut Keadilan

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 05:43 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Hingga detik ini, publik meyakini  bahwa pelaku, dalang, serta yang terlibat langsung dengan peristiwa pembantaian KM 50 belum diungkap. 

"Apa yang diproses oleh pengadilan dengan putusan onslaag (lepas), hanyalah dagelan hukum yang dilegitimasi oleh putusan pengadilan," kata Sastrawan Politik, Ahmad Khozinudin, dikutip Selasa 11 Agustus 2026.

Menurut Khozinudin, segenap keluarga korban masih belum mendapatkan keadilan. Karena memang aktor dan dalang pembunuhan masih melenggang bebas.


Khozinudin mengatakan, buku putih KM 50 sebenarnya telah memberikan petunjuk rinci tentang motif, tujuan, hingga modus operandi pembunuhan. 

"Tinggal satu hal: perintah dari otoritas berwenang untuk melakukan penyelidikan ulang," kata Khozinudin.

Apalagi, kata Khozinudin, novum sudah terlalu banyak. Bahkan Kapolri juga telah menjanjikan akan melakukan penyelidikan ulang jika ada novum.

"Yang jelas keluarga korban terus menuntut. Mereka, tidak pernah rida pada kematian anggota keluarga mereka, yang dibunuh tanpa alasan yang haq," pungkas Khozinudin.

Peristiwa KM 50 adalah tragedi penembakan yang menewaskan enam anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) oleh aparat kepolisian pada Senin 7 Desember 2020 di Rest Area KM 50 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya