Berita

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Pemerintah Siapkan Modifikasi Cuaca Atasi Karhutla Bromo hingga Kalimantan

SENIN, 10 AGUSTUS 2026 | 15:13 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia yang mengalami cuaca sangat kering. Pemadaman dipercepat agar kebakaran tidak semakin meluas.

Sejumlah wilayah yang mencatat titik api cukup banyak berada di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. 

Kebakaran juga terjadi cukup besar di Jawa Timur, khususnya kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Sejak Sabtu, 8 Agustus 2026, akses ditutup akibat lalapan api yang kian meluas hingga mencapai sekitar 550 hektare. 


Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat untuk menangani karhutla tersebut.

"Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Jawa Timur, kemudian dengan Pangdam, dengan Kapolda, kemudian dengan Menhut beserta dengan seluruh jajaran Kepala Balai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru," ujar Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026. 

Upaya pemadaman dilakukan secepat mungkin untuk mencegah api meluas. Pemerintah juga mengantisipasi kondisi cuaca kering yang meningkatkan risiko munculnya titik api baru.

"Kami terus melakukan upaya sekeras-kerasnya untuk sesegera mungkin melakukan proses pemadaman supaya tidak terus meluas," tegasnya.

Selain pemadaman langsung, pemerintah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk merancang operasi modifikasi cuaca (OMC). Namun, pelaksanaan OMC akan disesuaikan dengan kondisi teknis di lapangan.

Pemerintah juga menyiapkan berbagai peralatan untuk mendukung penanganan karhutla, termasuk waterbombing, helikopter, dan pesawat yang dapat digunakan untuk membantu proses pemadaman.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya