Berita

Representative Image (Foto: Istimewa)

Dunia

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

SENIN, 10 AGUSTUS 2026 | 14:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kolombia resmi mengubah sikapnya terkait persoalan Sahara dengan mengakui kedaulatan Kerajaan Maroko atas wilayah sengketa tersebut. 

Mengutip laporan Kerajaan Maroko, Senin, 10 Agustus 2026, perubahan posisi itu diumumkan dalam pertemuan antara Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika dan Ekspatriat Maroko Nasser Bourita dengan Wakil Presiden Kolombia José Manuel Restrepo, yang turut dihadiri Menteri Luar Negeri Kolombia Omar Bula Escobar di Cali.

Dalam pertemuan tersebut, Bula Escobar menegaskan perubahan sikap negaranya dengan menyatakan bahwa Kolombia mengakui kedaulatan Maroko atas Sahara, sekaligus menandai orientasi baru Bogota dalam memandang persoalan Sahara.


Sementara itu, Restrepo menyebut perubahan tersebut sebagai awal yang baru bagi hubungan Kolombia dan Maroko. 

"Kerajaan tersebut adalah sekutu pertama Kolombia di Afrika," kata dia seraya bertekad membangun kemitraan strategis dengan Maroko.

Bourita menyambut keputusan tersebut dan menyebut langkah Kolombia untuk menarik pengakuannya terhadap kelompok "sadr" serta mengakui kedaulatan Maroko atas Sahara sebagai keputusan bersejarah. 

Menurutnya, keputusan itu dapat mempererat hubungan bilateral kedua negara.

Lebih lanjut, Bourita menilai Maroko dan Kolombia memiliki peluang menjadi platform ekonomi bagi satu sama lain dengan memanfaatkan posisi strategis masing-masing di Afrika dan Amerika Latin. 

Kerja sama tersebut dinilai dapat membuka ruang lebih besar bagi peningkatan hubungan ekonomi kedua negara.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya