Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

SENIN, 10 AGUSTUS 2026 | 13:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bitcoin kembali menguat setelah mendapat dorongan dari masuknya dana besar ke ETF Bitcoin spot Amerika Serikat (AS), mendorong harga BTC naik 0,62 persen menjadi sekitar 65.163 Dolar AS pada Senin siang, 10 Agustus 2026.

Dikutip dari CoinMarketCap, arus dana masuk ETF Bitcoin mencapai 854 juta Dolar AS sepanjang pekan yang berakhir 7 Agustus. ETF IBIT milik BlackRock menyumbang sekitar 693 juta Dolar AS. Kembalinya dana institusional menjadi sinyal positif bagi pasar setelah Bitcoin sebelumnya tertekan.

Kenaikan juga diperkuat aksi short squeeze. Dalam 24 jam, posisi Bitcoin senilai 23,89 juta Dolar AS dilikuidasi, dengan 17,81 juta Dolar AS berasal dari posisi short. Likuidasi tersebut memaksa trader membeli kembali Bitcoin sehingga memperbesar tekanan kenaikan.


Kini, aset digital utama tersebut menghadapi level penting 65.800 Dolar AS. Jika berhasil menembus dan bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan lanjutan semakin terbuka. Sebaliknya, kegagalan mempertahankan 65.000 Dolar AS dapat membuat BTC kembali menguji area 64.975 Dolar AS.

Pasar juga menunggu data inflasi AS atau CPI yang akan dirilis Rabu, 12 Agustus. Data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan berpotensi menjadi katalis tambahan bagi Bitcoin, sementara angka yang lebih tinggi dapat kembali menekan aset kripto.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya