Berita

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

SENIN, 10 AGUSTUS 2026 | 13:56 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah mulai mematangkan persiapan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR RI yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, pemerintah menggelar rapat koordinasi teknis untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana.

"Hari ini, tadi kita rapat koordinasi teknis dalam rangka persiapan pidato kenegaraan tahunan oleh Bapak Presiden Republik Indonesia yang akan dilaksanakan nanti rencananya hari Jumat tanggal 14 Agustus tahun 2026," ujar Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026.


Menurut Prasetyo, pidato kenegaraan tersebut menjadi bagian awal dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Setelah pidato kenegaraan, rangkaian agenda dilanjutkan dengan renungan suci di Taman Makam Pahlawan pada Minggu, 16 Agustus. Puncak peringatan berlangsung pada Senin, 17 Agustus melalui upacara detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka.

Prasetyo memastikan koordinasi teknis terus dilakukan agar seluruh rangkaian agenda kenegaraan dan peringatan kemerdekaan berjalan lancar.

"Semua dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Tentu itu bagian dari tanggung jawab kita bersama-sama semua," katanya.

Selain agenda resmi kenegaraan, pemerintah juga mengoordinasikan berbagai kegiatan masyarakat dalam rangka menyemarakkan bulan kemerdekaan.

Prasetyo mengapresiasi berbagai inisiatif masyarakat, termasuk kegiatan flash mob yang digelar para pesilat di bawah Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI).

"Kami sekali lagi menyampaikan terima kasih. Banyak inisiatif-inisiatif, termasuk kemarin kami monitor ada flash mob dari teman-teman silat yang diselenggarakan oleh PB IPSI. Ini juga bentuk dari mengapresiasi budaya bila diri kita," ujar Prasetyo.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya