Berita

Wakil Menteri Perang Amerika Serikat untuk Kebijakan Elbridge Colby. (Chip Somodevilla/Getty Images)

Politik

RI Jadi Titik Penting Strategi AS Hadapi Pergeseran Kekuatan di Indo-Pasifik

SENIN, 10 AGUSTUS 2026 | 04:46 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

.Kunjungan Wakil Menteri Perang Amerika Serikat untuk Kebijakan Elbridge Colby bersama Asisten Menteri Perang AS untuk Keamanan Indo-Pasifik John Noh ke Indonesia pada Agustus 2026 dinilai memiliki makna strategis yang lebih besar daripada sekadar agenda diplomasi pertahanan.

Colby dan Noh dijadwalkan mengunjungi sejumlah negara Asia Tenggara, yakni Filipina, Indonesia, Thailand, dan Kamboja. Delegasi tersebut bertolak dari Amerika Serikat pada Jumat 7 Agustus 2026.

Di Indonesia, keduanya dijadwalkan bertemu Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Menteri Luar Negeri Sugiono.


Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai kunjungan tersebut perlu dibaca dalam konteks perubahan konstelasi keamanan Indo-Pasifik yang semakin kompleks.

Menurut Amir, posisi Indonesia semakin penting karena berada di jalur strategis yang menghubungkan Samudra Hindia dan Pasifik serta memiliki pengaruh besar di ASEAN.

“Ketika pejabat senior yang menangani kebijakan pertahanan dan keamanan Indo-Pasifik Amerika Serikat datang langsung ke Jakarta, tentu ada nilai strategis yang sedang diperhitungkan Washington,” kata Amir, dikutip Senin 10 Agustus 2026.

Amir mengatakan, Indonesia bukan sekadar negara yang memiliki posisi geografis strategis, tetapi juga mempunyai bobot politik dan ekonomi yang membuatnya penting dalam kalkulasi kekuatan besar.

Secara resmi, kunjungan Colby dan Noh diarahkan untuk memperkuat hubungan pertahanan bilateral, membahas keamanan kawasan Indo-Pasifik, serta menegaskan komitmen Amerika Serikat terhadap perdamaian dan stabilitas kawasan.

Namun, Amir berpandangan bahwa kunjungan pejabat tinggi pertahanan perlu dilihat lebih jauh daripada agenda protokoler.

“Dalam perspektif intelijen dan geopolitik, kita tidak cukup melihat siapa yang datang. Kita juga harus melihat kapan kunjungan itu dilakukan, negara mana saja yang dikunjungi, dan isu apa yang dibawa,” kata Amir.

Colby merupakan pejabat yang berperan dalam perumusan kebijakan pertahanan Amerika Serikat. Sementara John Noh menangani isu keamanan Indo-Pasifik.

Karena itu, menurut Amir, kedatangan kedua pejabat tersebut menunjukkan adanya upaya Washington memperkuat komunikasi strategis dengan Indonesia ketika lingkungan keamanan kawasan sedang mengalami perubahan.

Amir menyebut Indo-Pasifik kini menjadi salah satu arena utama kompetisi kekuatan besar, terutama Amerika Serikat dan China.

Kompetisi tersebut, kata dia, tidak selalu berlangsung dalam bentuk konfrontasi militer secara langsung. Persaingan juga terjadi melalui ekonomi, teknologi, perdagangan, rantai pasok, diplomasi, kerja sama pertahanan, latihan militer, keamanan maritim hingga pengaruh politik.

“Indonesia berada di titik persilangan kepentingan besar. Karena itu, Jakarta harus mampu menjaga ruang strategisnya sendiri,” kata Amir.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya