Berita

Petugas Sudin Gulkarmat Jakarta melakukan upaya evakuasi dua pekerja pembangunan trotoar di Jalan DI Panjaitan, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, yang tertimbun puing. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Dua Pekerja Bina Marga Tertimbun Puing Galian di Jatinegara

MINGGU, 09 AGUSTUS 2026 | 23:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dua pekerja pembangunan trotoar di Jalan DI Panjaitan, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, tepatnya di depan Hotel Best Western Premier, tertimbun puing galian pada Minggu 9 Agustus 2026 pukul 14.50 WIB.

Informasi yang diperoleh dari Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Jakarta Timur, kedua korban diduga tertimbun ketika melaksanakan pembangunan trotoar proyek Dinas Bina Marga DKI Jakarta, di Jalan DI Panjaitan dari arah Cawang ke Pulogadung.

Perwira Piket Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Parlin Nainggolan mengatakan kedua korban yakni Udin (25) dan Syarifin.


"Kita enggak tahu (kronologi). Kami hanya melihat dan melakukan evakuasi," kata Parlin.

Usai kejadian Syarifin dapat segera dievakuasi para pekerja lainnya, dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Universitas Kristen Indonesia (RSU UKI) tidak jauh dari lokasi kejadian. 

Nahas Udin sempat kesulitan untuk dievakuasi karena bagian kaki tertimpa material beton dan tanah galian, sehingga petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Timur membutuhkan Waktu hampir tiga jam.

Personel Sudin Gulkarmat Jakarta Timur akhirnya dapat mengevakuasi tubuh Udin dari saluran air dengan kedalaman sekitar 1,5 meter itu. 

"Kita tiba di TKP 14.56 WIB, selesai pukul 17.39 WIB," kata Parlin.

Selama proses evakuasi pun, petugas Ambulans Gawat Darurat (AGD) Sudin Kesehatan Jakarta Timur juga memberikan penanganan medis awal berupa bantuan oksigen dan infus. 

"Kondisi sadar, tapi lemah karena kelamaan dehidrasi," pungkas Parlin.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya