Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Dunia

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

SABTU, 08 AGUSTUS 2026 | 10:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Tailan Anutin Charnvirakul berjanji akan memperketat pengendalian senjata api setelah insiden penembakan massal di sebuah sekolah di Nonthaburi, wilayah pinggiran Bangkok yang menewaskan sedikitnya delapan orang.

Janji tersebut disampaikan hanya beberapa jam setelah insiden berdarah yang terjadi pada Jumat, 7 Agustus 2026, waktu setempat. Anutin mengatakan pemerintah akan menyiapkan undang-undang baru untuk membatasi kepemilikan senjata api oleh masyarakat sipil.

"Undang-undang baru ini hanya akan mengizinkan pejabat pemerintah yang sedang bertugas untuk membawa senjata," kata Anutin kepada wartawan, dikutip Sabtu, 8 Agustus 2026.


Namun, Anutin belum menjelaskan secara rinci bagaimana aturan baru tersebut akan diterapkan, termasuk apakah pemerintah akan memperketat persyaratan bagi masyarakat yang ingin memiliki senjata.

Tailan merupakan salah satu negara dengan tingkat kepemilikan senjata api sipil tertinggi di Asia Tenggara.

Data Small Arms Survey memperkirakan warga sipil Tailan memiliki sekitar 10,3 juta senjata api pada 2017. Jumlah itu setara dengan sekitar 15 senjata untuk setiap 100 penduduk, sekaligus menjadi tingkat kepemilikan tertinggi di Asia Tenggara.

Dari jumlah tersebut, sedikitnya 6 juta merupakan senjata yang terdaftar, sedangkan sekitar 4 juta lainnya diperkirakan tidak terdaftar.

Tailan juga beberapa kali mengalami penembakan massal dalam beberapa tahun terakhir, termasuk di sekolah dan pusat perbelanjaan.

Dalam insiden terbaru di Sekolah Debsirin Nonthaburi, seorang remaja Tailan dilaporkan menembak kakek dan neneknya sebelum kemudian menyerang orang-orang di sekolah tersebut.

Sedikitnya lima orang lainnya tewas dalam penembakan itu, sementara pelaku juga meninggal dunia. Jumlah korban kemudian dilaporkan mencapai sedikitnya delapan orang.

Kasus tersebut kembali menyoroti persoalan kepemilikan dan pengawasan senjata api di Negeri Gajah Putih tersebut.

Sebelumnya, setelah penembakan di sebuah pusat perbelanjaan Bangkok pada Oktober 2023, Anutin yang saat itu menjabat sebagai menteri dalam negeri telah memerintahkan sejumlah langkah pengendalian senjata.

Langkah tersebut antara lain penghentian sementara penerbitan izin baru, pembatasan impor senjata, serta larangan bagi orang berusia di bawah 20 tahun untuk memasuki tempat latihan menembak.

Pemerintah juga pernah mengusulkan pemeriksaan medis yang mencakup kondisi mental dan psikologis pemilik senjata serta pembatasan masa berlaku sejumlah izin.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya