Berita

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai NasDem Arif Rahman (kedua dari kanan) Foto: Dokumen F-NasDem)

Politik

Arif Rahman Pimpin Petani NasDem Periode 2026-2029

SABTU, 08 AGUSTUS 2026 | 09:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Arif Rahman resmi dipercaya memimpin Gerakan Nasional Petani NasDem periode 2026-2029.

Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) DPP Partai NasDem Nomor 262-Kpts/DPP-NasDem/VIII/2026 tentang Pengesahan Susunan Pengurus DPP Petani NasDem Periode 2026-2029.

Penyerahan SK sekaligus menandai dimulainya kepengurusan baru organisasi sayap Partai NasDem tersebut. Kepengurusan ini akan berfokus memperkuat peran petani sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan nasional.


Arif mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh beserta jajaran DPP Partai NasDem. Ia berkomitmen menjalankan amanah tersebut dengan memperjuangkan kepentingan petani Indonesia.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum Partai NasDem Bapak Surya Paloh beserta seluruh jajaran DPP Partai NasDem atas amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk memimpin DPP Petani NasDem. Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan petani Indonesia," ujar Arif, dikutip Sabtu, 8 Agustus 2026.

Legislator NasDem dari daerah pemilihan Banten I itu mengatakan Petani NasDem akan menjadi wadah perjuangan petani di seluruh Indonesia dengan mengedepankan kolaborasi, inovasi, dan pemberdayaan.

"Kami akan berjuang bersama petani Indonesia dalam mendukung program Pemerintah Republik Indonesia mewujudkan ketahanan pangan nasional. Ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa," tegasnya.

Menurut Arif, tantangan sektor pertanian ke depan membutuhkan organisasi yang mampu menjadi jembatan antara petani, pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.

Karena itu, kepengurusan baru Petani NasDem akan segera melakukan konsolidasi organisasi hingga tingkat provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia.

"Petani NasDem akan bergerak bersama di seluruh Indonesia. Kami akan membangun organisasi yang kuat dari pusat hingga daerah, melakukan pendampingan kepada petani, memperjuangkan akses terhadap pupuk, benih unggul, alat dan mesin pertanian, pembiayaan, teknologi, serta memperluas akses pasar bagi hasil pertanian," katanya.

Arif juga menegaskan komitmen Petani NasDem dalam mendukung visi pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, dan memperkuat kesejahteraan petani sebagai ujung tombak pembangunan nasional.

"Apabila petani sejahtera, maka ketahanan pangan nasional akan semakin kuat. Karena itu, Petani NasDem hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan kemajuan sektor pertanian Indonesia," ujarnya.

Melalui kepengurusan periode 2026-2029, DPP Petani NasDem menargetkan organisasi dapat bergerak secara adaptif, profesional, dan responsif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi petani.

Sinergi dengan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, serta pemangku kepentingan lainnya juga akan diperkuat untuk mendorong sektor pertanian Indonesia yang maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya