Berita

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali. (Foto: Istimewa)

Politik

Saatnya Laksamana Muhammad Ali Memimpin TNI

SABTU, 08 AGUSTUS 2026 | 03:30 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mutasi dan rotasi perwira tinggi TNI yang diperkirakan berlangsung pada Agustus-September 2026 akan menjadi salah satu keputusan strategis Presiden Prabowo Subianto. 

Pengamat Politik dan Militer Universitas Nasional (UNAS) Selamat Ginting mengatakan, di antara sejumlah jabatan penting yang kemungkinan mengalami pergantian, posisi Panglima TNI merupakan yang paling menentukan arah organisasi militer sekaligus mengandung pesan politik yang kuat.

"Dari perspektif profesionalisme militer, senioritas, pengalaman, dan keseimbangan antarmatra, nama Laksamana Muhammad Ali merupakan figur yang paling layak dipertimbangkan sebagai Panglima TNI berikutnya," kata Ginting, dikutip Sabtu 8 Agustus 2026.


Muhammad Ali merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) 1989, saat ini berusia 59 tahun empat bulan. Ia adalah perwira tinggi bintang empat paling senior di lingkungan TNI. 

Bahkan Ali lebih dahulu memperoleh pangkat bintang empat dibandingkan KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak (Akmil 1992), KSAU Marsekal M. Tonny Harjono (AAU 1993), Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita (Akmil 1991), maupun Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (Akmil 1991).

Menurut Ginting, faktor senioritas memang bukan satu-satunya ukuran dalam promosi jabatan. Namun, dalam tradisi organisasi militer, senioritas tetap menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga legitimasi, rasa keadilan, dan stabilitas internal.

Muhammad Ali telah menjabat Kepala Staf Angkatan Laut sejak Desember 2022, menggantikan Laksamana Yudo Margono. 

"Artinya, Ali telah memimpin Angkatan Laut selama hampir empat tahun, tepatnya sekitar tiga tahun delapan bulan," kata Ginting.

Di mata Ginting, rentang waktu tersebut memberi ruang yang cukup bagi seorang kepala staf angkatan untuk menunjukkan kapasitas kepemimpinan strategis sebelum dipercaya memimpin seluruh TNI.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya