Berita

Gedung Danantara. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Bidik Pengembangan Industri Protein RI
SABTU, 08 AGUSTUS 2026 | 02:01 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia menjalin kemitraan  jangka panjang dengan JBS Group, produsen protein global, melalui Danantara Investment Management (DIM).

Kerja sama tersebut berfokus pada operasional JBS di Australia dan Selandia Baru sebagai bagian dari strategi Danantara menggandeng operator kelas dunia sekaligus berinvestasi pada sektor yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang.

Dalam kesepakatan tersebut, DIM menggelontorkan investasi senilai 2,5 miliar Dolar AS (Rp44 triliun) untuk memperoleh 25 persen kepemilikan pada perusahaan patungan (JV) baru yang akan mengelola bisnis JBS di Australia dan Selandia Baru.


Selain itu, JV tersebut juga memiliki kapasitas menghimpun tambahan pendanaan investasi hingga 2,5 miliar Dolar AS secara bertahap. Dengan demikian, total modal yang tersedia dapat mencapai 5 miliar Dolar AS.

Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung akuisisi maupun investasi greenfield di Indonesia, Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru.

Melalui investasi ini, DIM disebut akan memperoleh akses terhadap ekosistem bisnis yang telah mapan di pasar internasional, sekaligus memanfaatkan pengalaman manajemen JBS yang dinilai memiliki rekam jejak kuat dalam menciptakan nilai melalui pertumbuhan bisnis yang konsisten dan ekspansi pasar.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir mengatakan, kemitraan tersebut merupakan bagian dari strategi investasi jangka panjang lembaganya.

"Kemitraan strategis ini mencerminkan komitmen Danantara Indonesia dalam membangun kolaborasi dengan mitra global yang sejalan dengan mandat investasi kami," ujar Pandu dalam keterangan resminya, Jumat 7 Agustus 2026

Menurutnya, kolaborasi dengan JBS tidak hanya memberikan akses ke jaringan bisnis internasional, tetapi juga diharapkan mampu mempercepat pengembangan industri protein nasional.

"Kemitraan ini diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman sekaligus jalur distribusi dari perusahaan protein global terkemuka yang dapat berkontribusi terhadap pengembangan jangka panjang sektor protein Indonesia,” tambah Pandu.

Sementara itu, Global Chief Executive Officer JBS, Gilberto Tomazoni, menilai kemitraan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat ekspansi perusahaan di kawasan Asia Tenggara.

"Sebagai salah satu pilar utama platform global JBS, bisnis kami di Australia dan Selandia Baru memiliki operasional yang unggul, standar kelas dunia, dan potensi pertumbuhan yang signifikan," kata Gilberto.

"Bersama Danantara, kami berada pada posisi yang tepat untuk memperluas kehadiran kami di Indonesia dan Asia Tenggara, memperkuat rantai pasok protein regional, memperluas akses pasar, serta mempercepat pengembangan sektor protein Indonesia,” sambungnya.

Adapun penyelesaian transaksi tersebut masih menunggu persetujuan regulator dan pemenuhan seluruh ketentuan yang disepakati para pihak. Danantara menyatakan berkomitmen menyelesaikan seluruh proses sesuai aturan yang berlaku.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya