Berita

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (kiri) saat konferensi pers di Kantor Pusat BGN, Kebonsirih, Jakarta Pusat, Kamis, 7 Agustus 2026 (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Politik

Gara-Gara Alasan Ini BGN Bakal Tutup Permanen 950 Dapur MBG

JUMAT, 07 AGUSTUS 2026 | 19:32 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan 950 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi tidak sesuai standar higienis dan sanitasi sesuai Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS).

“Kami mendapatkan laporan ada 950 dapur yang kami curigai kemungkinan besar tidak layak sanitasi dan higienis. Akan kami umumkan kemudian hari dan yang pasti kami tutup permanen karena tidak layak,” kata Kepala BGN Sudaryono di Kantor Pusat BGN, Kebonsirih, Jakarta Pusat, Jumat, 7 Agustus 2026. 

Menurut Sudaryono, standar laik higienis dan sanitasi syarat utama yang tidak bisa ditawar karena berkaitan langsung dengan keamanan pangan dan keselamatan penerima manfaat MBG.


“SLHS ini bukan syarat administrasi tapi mutlak. Manakala dapur itu tidak layak secara higienis dan sanitasi, maka harus kami suspend permanen. Kami tutup dapurnya secara permanen,” tegasnya.

BGN memberikan tenggat waktu hingga 10 Agustus bagi dapur yang telah beroperasi namun belum mengantongi sertifikat SLHS untuk segera melengkapi melalui dinas kesehatan di masing-masing kabupaten dan kota.

Sudaryono mengakui sejumlah mitra telah menyampaikan keluhan terkait lambatnya proses penerbitan sertifikat di beberapa daerah. Karena itu, BGN telah menginstruksikan jajarannya memberikan pendampingan administrasi agar proses pengurusan dapat dipercepat.

“Kami memahami ada daerah yang respons dinas kesehatannya berbeda-beda. Ada yang merasa dipersulit, diperlambat, bahkan dipingpong. Silakan laporkan kepada kami agar bisa kami tindak lanjuti,” katanya.

Meski memberi kesempatan melengkapi persyaratan, Sudaryono memastikan BGN tidak akan memberikan toleransi terhadap dapur yang terbukti tidak memenuhi standar higienis dan sanitasi.

“Yang tidak layak sanitasi dan higienis pasti kami tutup secara permanen. Ini menyangkut keamanan, kesehatan, dan nyawa para penerima manfaat MBG,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya